Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
EKONOMIKOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Beras Mahal, Pemkot Gorontalo Segera Salurkan Bantuan Pangan ke Masyarakat

×

Beras Mahal, Pemkot Gorontalo Segera Salurkan Bantuan Pangan ke Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Beras Harga
Kepala Dinas Perdagangan Kota Gorontalo, Haryono Soeronoto saat ditemui awak media. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Harga beras di pasaran masih meroket secara nasional. Bukan tanpa sebab, ini imbas terganggunya proses distribusi dari penyedia beras di tingkat nasional ke pelosok-pelosok negeri.

Kondisi ini memaksa pemerintah untuk bergerak cepat dalam mengantisipasinya. Sebagai salah satu kebutuhan primer dalam kehidupan, meski kendala yang ada cukup rumit, namun tetap harus tersedia.

Lonjakan harga beras ini juga berlaku di wilayah Kota Gorontalo, yang memaksa pemerintah mengambil langkah-langkah solutif demi kepentingan warganya.

Melalui Kepala Dinas Perdagangan Kota Gorontalo, Haryono Soeronoto mengungkapkan bahwa pemerintah dalam waktu dekat akan melakukan pendistribusian pangan kepada masyarakat.

“Untuk mengantisipasi hal ini, Alhamdulillah dari Bulog Insya Allah akan dilaksanakan penyaluran bantuan pangan ke kelurahan-kelurahan,” ujar Haryono kepada awak media, Selasa (15/07/2025).

Dia mengatakan bahwa memang saat ini beras premium dari nasional belum terdistribusi, sehingga khusus di wilayah Kota Gorontalo beras yang beredar merupakan beras lokal.

Kata Haryono, selain penyaluran bantuan pangan ke masyarakat, juga akan disalurkan beras SPHP atau Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan.

“Beras SPHP ini diharapkan dapat menstabilkan kenaikan harga beras di pasaran,” tandasnya.

Selain itu, Haryono mengungkapkan bahwa pihaknya nanti akan melakukan operasi pasar (Satgas Pangan) untuk mengawasi penyaluran beras SPHP di pasar-pasar di Kota Gorontalo.

Dalam kesempatan itu pun, Kadis Perdagangan menekankan agar para pedagang yang ada di wilayah Kota Gorontalo untuk tidak melakukan praktik-praktik yang negatif.

“Yaa terkait praktik pengoplosan beras, itu diharapkan tidak dilakukan oleh para pedagang yang ada di pasar-pasar Kota Gorontalo,” tutupnya.

Reporter: Yayan