Dulohupa.id-Polres Gorontalo saat ini tengah mengadakan Operasi kewilayahan yaitu Operasi Bina Kusuma. Operasi tersebut untuk mencegah aksi preman di wilayah Kabupaten Gorontalo. Dan untuk target utamanya adalah pungutan parkir liar.
Kabag Ops Polres Gorontalo, AKP Omizon Eka Putra mengatakan, bahwa target operasi ini tidak hanya untuk orang-orang yang dikategorikan sebagai preman seperti pada zaman dulunya, sebab aksi premanisme sekarang sudah berkembang salah satunya seperti, pungutan parkir liar dan itu adalah target utama.
“Dulu kita kategorikan orang bertato, malak-malak di jalan itu itu kita kategorikan sebagai aksi premanisme. Tapi sekarang sudah berkembang bukan hanya seperti itu, contohnya tukang parkir liar, nah itu kita bisa kategorikan dalam kegiatan preman,” ungkap Omizon, Rabu (9/6) saat ditemui di Kantor Polres Gorontalo.
Lebih lanjut kata Omizon, bahwa operasi Bina Kusuma ini tidak akan ada penindakan atau penegakan hukum, akan tetapi hanya dalam bentuk himbauan secara preventif dan preemtif.
“Adapun untuk tindakan hanya dengan cara peneguran ataupun dengan cara yang lebih banyak seperti himbauan, yang dilaksanakan oleh Satuan Binmas Polres Gorontalo,” ujar Omizon.
Omizon menegaskan, Operasi Bina Kusuma akan berjalan selama sepuluh hari yang dimulai sejak tanggal 7 Juni 2021, dan terbagi atas 45 personil dari Satuan Binmas Polres Gorontalo.
“Satu hari kita melaksanakan kegiatan tiga sampai empat kali dalam sehari dan akan terbagi di berbagai titik yang sudah direncanakan pada setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Gorontalo,” ujarnya.
Terakhir AKP Omizon mengharapkan pelaku pelaku dapat berhenti dari profesinya yang menyangkut pada aksi preman dan premanisme. Lebih baik mencari pekerjaan yang lain, yang tidak dapat mengganggu masyarakat.
“Saya berharap dengan adanya operasi ini, semoga saja preman dan premanisme di wilayah ini semakin berkurang,” tandas Omizon.
Reporter: Fandiyanto Pou











