Scroll Untuk Lanjut Membaca
INFO COVID-19

Begini Upaya Polda Gorontalo Menangani COVID-19 Selama 2020

×

Begini Upaya Polda Gorontalo Menangani COVID-19 Selama 2020

Sebarkan artikel ini
Kapolda Gorontalo, Akhmad Wiyagus
Kapolda Gorontalo, Akhmad Wiyagus

Dulohupa.id- Polda Gorontalo terus melakukan upaya pencegahan penularan COVID-19 di Gorontalo. Setidaknya sepanjang 2020, institusi ini telah melakukan ribuan kegiatan preventif. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Akhmad Wiyagus dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2020 siang tadi, Rabu (30/12) di Mapolda Gorontalo.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa, di tahun 2020 seluruh negara di dunia termasuk Indonesia dihadapkan pada permasalahan pandemi COVID-19. Dan sejak virus tersebut masuk ke Provinsi Gorontalo pada tanggal 10 April 2020, berbagai upaya telah dilakukan oleh Polda Gorontalo beserta jajaran,” ungkap Akhmad.

Berbagai upaya itu kata Akhmad, adalah bagian dari dukungan kepada pemerintah setempat, dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 di masyarakat. Ia pun secara rinci menyebutkan, bahwa upaya Polda Gorontalo itu misalnya dengan memelopori 10,845 kegiatan bersih-bersih lingkungan dan kerja bakti. Selain itu, juga melakukan 18,527 kegiatan penyemprotan disinfektan baik di lingkungan internal Polda Gorontalo, maupun di ruang publik.

Pihaknya juga dalam mendorong kepatuhan publik, telah setidaknya melakukan 13,169 kegiatan pembubaran massa yang menimbulkan kerumunan. Tidak hanya itu saja, kegiatan pembubaran juga dibarengi dengan 167,983 kegiatan edukasi protokol kesehatan melalui kampanye Mencuci tangan, Memakai masker, dan Menjaga jarak (3M).

Akhmad mengakui, bahwa memang pandemi COVID-19 memengaruhi pendapatan masyarakat, yang kemudian berbuntut pada kesulitan ekonomi. Makanya kata dia, dalam membantu kesulitan masyarakat tersebut, Polda Gorontalo setidaknya telah menggelontorkan bantuan beras sebanyak 304 ton kepada masyarakat.

“(Kami) menggelar kegiatan baksos berupa pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu yang terkena dampak COVID-19. Ada sebanyak 87 ribu paket sembako dengan 1036 giat. Total beras yang dibagikan kepada masyarakat sebanyak 304 ton. Jumlah itu terbagi atas empat tahap. Tahap pertama bulan Mei 85 ton, tahap kedua pada Juni sebanyak 85 ton, tahap tiga pada Agustus 74 ton, dan tahap empat pada Desember sebanyak 60 ton,” ungkap Akhmad.

Lebih lanjut Akhmad mengungkapkan, bahwa untuk menyiapkan makanan siap saji kepada masyarakat, pihaknya juga beberapa kali mendirikan dapur umum di beberapa titik di kabupaten dan kota di Gorontalo. Ada setidaknya 19,371 makanan dus yang dibagikan katanya.

Tidak hanya itu, Polda Gorontalo pun katanya terus melakukan inovasi pencegahan COVID-19. Inovasi tersebut misalnya dengan memproduksi hand sanitizer yang bahan bakunya adalah minuman keras jenis cap tikus hasil sitaan.

Selain itu, “Melakukan berbagai inovasi dalam mencegah sebaran COVID-19, antara lain pendirian kampung tangguh di seluruh wilayah kabupaten dan kota di enam lokasi yang namanya disesuaikan dengan kearifan lokal,” tutup Akhmad.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).