Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKAB. GORONTALOPERISTIWA

Banjir Terjang Kecamatan Tilango, Ketinggian Air Nyaris di Atap Rumah

×

Banjir Terjang Kecamatan Tilango, Ketinggian Air Nyaris di Atap Rumah

Sebarkan artikel ini
Banjir Gorontalo Tilango
Banjir melanda Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo/Ist

Dulohupa.id – Ribuan rumah di Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo terendam banjir sejak Kamis kemarin hingga Jumat tadi (12/7/2024).

Berdasarkan data sementara dari Pemerintah Kecamatan Tilango, 1.236 rumah terdampak banjir yang tersebar di 8 desa. Masing-masing Desa Tualango, warga terdampak 768 jiwa (214 rumah), Desa Dulomo 211 jiwa (40 rumah), Desa Tilote 1.437 jiwa (359 rumah), Desa Tabumela 1.368 jiwa (325 rumah), Desa Ilotidea 950 jiwa (170 rumah), desa Lauwonu 487 jiwa (61 rumah), Desa Tenggela 421 jiwa (60 rumah), Serta desa Tinelo 117 jiwa (7 rumah).

Camat Tilango, Syamsul Qamar Mustapa saat dikonfirmasi mengatakan ada 5 desa menjadi lokasi terparah banjir. Seperti di desa Tabumela, sejumlah rumah di Dusun 5 terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 3 meter.

“Iya benar, ketinggian air mencapai nyaris di atap rumah warga. Di Tabumela sendiri, 75 persen penduduknya terdampak banjir,” Ungkap Syamsul.

Dari pantauan di lokasi, permukiman rumah terdampak banjir karena intensitas hujan tinggi yang sebabkan Danau Limboto meluap. Bahkan sungai Bolango jebol dan menerjang rumah warga.

Akibat kejadian itu, banyak warga tengah mengungsi di beberapa posko pengungsian.
Banjir di Kecamatan Tilango menjadi yang terparah kedua kalinya setelah tahun 2000.

“Terakhir itu tahun 2.000 kalau tidak salah dan ini terulang. kalau pa saya pe rumah itu kan ada dua tingkat, airnya satu meter lagi sudah di dua tingkat. Di dalam rumah so lewat kepala,” Ujar Farida Yunus, salah satu warga Tabumela.

Reporter: Enda