Dulohupa.id – Bencana banjir dan longsor melanda Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) sejak Rabu malam hingga Kamis (07/03/2024). Titik banjir paling parah dilaporkan di Kecamatan Tolinggula dan Kecamatan Biau.
Menurut keterangan Slamet Maga, Wakil ketua BPD Molangga, Kecamatan Tolinggula menjelaskan,hampir semua desa di wilayah Tolinggula terendam banjir. Sementara longsor terjadi di Desa Sembihinga, Kecamatan Biau.
Longsor mengakibatkan akses jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Gorontalo dan Buol Sulawesi tengah tak bisa dilewati kendaraan.
Bencana alam menurut Salamet diakibatkan intesitas hujan tinggi sejak Rabu malam.
“Sampai sekarang masih hujan. Rumah-rumah sudah terendam air di Tolinggula. Kalau longsor itu di wilayah Biau,” ujar Slamet saat dihubungi Dulohupa.
Kata Slamet, belum ada petugas BPBD maupun pihak terkait yang mendatangi lokasi banjir.
“Warga masih bertahan di rumah, meski rumahnya sudah masuk air. Belum ada petugas BPBD yang datang,” ujarnya.
Hingga pukul 12.00 Wita, banjir masih melanda Gorontalo Utara karena hujan deras masih mengguyur wilayah tersebut. Sementara material longsor yang menutup badan jalan belum dibersihkan.
Reporter: Yayan











