Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALO UTARAPEMKAB GORUT

ASN Harus Memegang Teguh Nilai – Nilai Dasar Dan Semboyan

×

ASN Harus Memegang Teguh Nilai – Nilai Dasar Dan Semboyan

Sebarkan artikel ini
Apel perdana Pemda Gorut
Bupati Gorut, Indra Yasin saat memimpin apel perdana tahun 2022 di lingkungan Pemda Gorut, Senin (3/1) kemarin. (Foto : hmskominfo_gorut)

Dulohupa.id – Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin menuturkan, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara harus memegang teguh nilai-nilai dasar yang sama, mempunyai semboyan yang sama. Hal ini disampaikan, saat memberikan arahan di hadapan para ASN yang mengikuti apel kerja perdana tahun 2022 di halaman Kantor Bupati Gorut, Senin (3/1) kemarin.

“Saya minta para ASN yang bertugas di Kabupaten, Kecamatan, sampai di tingkat Desa, seharusnya mempunyai core values atau nilai-nilai dasar yang sama, serta semoboyan yang nanti akan menjadi bagian dari Fakta Integritas para ASN” paparnya.

Ia menambahkan, ASN yang berprofesi sebagai pegawai struktural, fungsional, dosen, perawat, sebagai administrator, juga seharusnya mempunyai nilai-nilai dasar yang sama. Bahkan pegawai BUMN dan pegawai-pegawai yang lain juga sebaiknya mempunyai preposisi nilai rujukan yang sama. “Setiap ASN harus mempunyai jiwa untuk melayani, untuk membantu masyarakat, dan bukan minta dilayani oleh masyarakat,” tegasnya.

Oleh sebab itu, Ia mengatakan, bahwasanya, ASN dilengkapi dengan sejumlah kewenangan dan sumber daya yang diberikan oleh negara. “Nah, otoritas dan sumber daya ini harus digunakan secara akuntabel dengan loyalitas tinggi kepada pemerintah, bangsa, dan negara, serta menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis,” jelasnya.

Dan di tengah dunia yang penuh disrupsi, lanjut kata Indra, peningkatan kapasitas dan kompetensi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan, menjadi mutlak bagi ASN. “Sebab, banyak sekali masalah yang tidak bisa dipecahkan hanya oleh satu ASN, satu bidang, satu dinas, bahkan oleh satu daerah, maupun oleh satu keahlian, dan satu disiplin ilmu,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Bupati dua periode itu mengatakan, kolaborasi lintas organisasi, lintas daerah, lintas ilmu, lintas profesi menjadi sangat penting. “Di mana, semua masalah selalu lintas sektor dan lintas disiplin, tidak perlu ada ego sektoral, apalagi ego individual. Kita harus secara bersama berkolaborasi, dan bukan zamannya lagi berkompetisi,” terangnya.  (Adv)

Reporter: Arf