Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALO UTARANASIONAL

Kementrans Bantu Rehabilitasi Sejumlah Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi Sumalata

×

Kementrans Bantu Rehabilitasi Sejumlah Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi Sumalata

Sebarkan artikel ini
Transmigrasi
Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Viva Yoga Mauladi didampingi Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu saat mengunjungi sekolah dasar yang berada di kawasan Transmigrasi Sumalata. Foto/Dulohupa

Gorontalo – Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Viva Yoga Mauladi mengunjungi Kawasan Transmigrasi Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Kamis (09/4/2026).

Kunjungan kerja Wamentras membawa berkah karena pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,8 miliar untuk sejumlah program pembangunan dan rehabilitasi.

Bantuan yang diberikan berupa rehabilitasi sekolah dasar (SD), pembangunan toilet, pembangunan jalan rabat 2 km, hingga membuat bendungan. Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyebut langkah itu sebagai implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto agar seluruh programdari kementerian/lembaga berdampak signifikan untuk pembangunan nasional, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kesehatan dan pendidikan.

“Kami dari kementerian Transmigrasi datang ke Kabupaten Gorontalo Utara di kawasan transmigrasi Kecamatan Sumalata, kami memberikan bantuan rehabilitasi sekolah dan pembangunan toilet, karena tujuan dari bapak presiden sekolah harus bagus, nyaman toiletnya harus bersih. Atas dasar itukami membuat program di kawasan transmigrasi,” Kata Viva Yoga.

“Juga kita membangun infrastruktur yaitu berupa jalan dua kilometer dan juga membangun bendungan sungai karena masyarakat transmigrasi disiniketika ada hujan terkena banjir. Ini semua merupakan istacita presiden melaluiprogram kementerian transmigrasi. Kita menginginkan agar masyarakattransmigrasi bisa berubah nasib, pendapatannya bisa lebih baik lagi,” tambahnya.

Wamentrans mengatakan Gorontalo Utara menjadi salah satu dari 154kawasan transmigrasi prioritas nasional. Kawasan yang tersebar di seluruhIndonesia itu tengah dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Program transmigrasi bukan hanya distribusi tenaga kerja danlapangan pekerjaan tapi juga membangun dan mendistribusikan sentra-sentraekonomi di seluruh lapisan pelosok Indonesia,” ujarnya.

Signifikan untuk pembangunan nasional, pemberdayaan masyarakat, hingga peningkatan kesehatan danpendidikan. Ia mencontohkan data bahwa kawasan transmigrasi sebagian besaradalah lumbung pangan dan menjadi sentra produksi beras.

“Kami bekerja sama dengan Kementerian Pertanian untukmelakukan ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian termasuk juga bantuanalsintan (alat dan mesin pertanian). Kita data kebutuhan dari masyarakattransmigrasi yang bertani,” ungkap Viva.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu menyebut tujuan transmigrasi untuk mensejahterakan warga telah ditunjang oleh ketersediaan lahan. Karena itu produksi pertanian seperti cengkeh, jagung,hingga durian, berjalan dengan baik di kawasan Transmigrasi Kabupaten GorontaloUtara.

Ia bersama masyarakat transmigrasi mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Transmigrasi atas pembangunan tanggul, rehabilitasi bangunan sekolah serta pembangunan jalan rabat.

“Warga disini mengucapkan terimakasih atas pembangunan tanggul yang begitu dilanda banjir. Kami bersama masyarakat telah membangun tanggul sementara tetapi itu tidak cukup, dan berkat bantuan dari kementerian transmigrasi atas pembangunan tanggul, alhamdulillah telah membantu masyarakat menghilangkan kekhawatiran tempat tinggal. Dari sisi pendidikan juga bersyukur anak-anak yang tadinya bertempat di sekolah yang atapnya bocor, lantainya tidak bagus sekarang sudah bagus, bahkan bangunannya sudah bersambung,” ucap Thariq Modanggu.

“Namun dibalik terimakasih itu ada harapan juga kepada pak wamen,yaitu ada pembangunan jembatan di tiga titik kemudian ada pengaspalan jalankemudian ada tanggul banjir itu ada sekitar 1,5 kilometer lagi dan sertifikasitanah milik hak tanah untuk transmigrasi, sarana olahraga dan jamban,” harap Thariq.

Thariq menjelaskan bahwa hasil pertanian di kawasan transmigrasiyang ada di Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara sudah cukup baik,namun masih terkendala pada jalan yang masih rusak, sehingga ongkos produksisebagian besar terserap pada biaya transportasi.