Dulohupa.id – Gebyar qunut di Lapangan Porbat, Desa Payunga, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo, Jumat (14/03/2025) malam terus ramai dikunjungi masyarakat.
Kegiatan ini merupakan salah satu tradisi masyarakat yang ada di Gorontalo, dan tetap dijaga hingga saat ini.
Saat diwawancarai, Pemangku Adat, Samsudin Muhammad menjelaskan, tadisi ini sudah sejak lama, dimana berawal dari para pemuda yang tinggal di pegunungan Batudaa melakukan aksi uji kebal.
“Dulu, ada orang di gunung sana, mereka itu uji kebal. Lalu malam qunut mereka turun disini di masjid. Ada bak (wadah air) disini, mereka isi sampai penuh. Lalu dibayar ada yang 5 sen, 10 sen, 15 sen sampai 20 sen,” ujar Pemangku Adat.
“Lalu mereka mandi kemudian sholat tarwih, setelah itu mereka mandi lagi yaitu mandi kebal dan mengujinya (mengetes ilmu kebalnya). Setelah itu, mereka beli kacang dan pisang,” lanjutnya.
Pisang dan kacang yang dibeli dari hasil bekerja (mengisi bak/wadah air) kemudian dibawanya, untuk diberikan kepada pujaan hatinya.
Menurutnya, awalnya penjual kacang dan pisang hanya ada dua orang pria, yaitu Ti Koro dan Ti Sede.
Bermula dari situ, tradisi qunut di Batudaa terus dilaksanakan hingga saat, sebagai pertanda memasuki pertengahan Ramadhan.
Berkembangnya zaman, tradisi qunut yang semulanya untuk menguji kebal, mulai tidak diadakan.
“Kemudian kini, setiap malam qunut dilaksanakan, tapi tidak ada lagi uji kebal, dihilangkan karena yaah begitulah,” ucapnya.
“Jadi mulanya cuman disitu, yaitu uji kebal,” sambung Samsudin.
Tambah Samsudin, berjalannya waktu, tradisi qunut mulai terus mengalami perkembangan, ditandai dengan mulai berdatangannya masyarakat yang berasal dari luar Gorontalo, untuk melakukan transaksi jual-beli yaitu pisang dan kacang di Batudaa.
“Sehingga walaupun di kecamatan (wilayah) manapun dibuat, tetap akan datang kesini pada malam puncak qunut,” tutupnya.
Hingga saat ini, tradisi qunut yang dilaksanakan masyarakat, bukan lagi hanya menjual kacang dan pisang, melainkan juga menjual aneka jajanan, makanan, minuman, hingga menyediakan tempat bermain untuk anak.
Reporter: Yayan











