Dulohupa.id – Kasus anak hilang yang terjadi di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk meminta uang tebusan.
Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol Ade Permana mengungkapkan, seseorang menelepon orangtua korban hilang untuk meminta uang tebusan Rp 2,5 juta rupiah.
“Iya benar nomor tidak dikenal ini meminta uang tebusan, tapi kami telepon nomor itu, dia tidak menyebutkan tempatnya. Kemudian kami lacak nomornya, ternyata nomor telepon ini berada di luar Provinsi Gorontalo,” ungkap Kapolresta.
Kombes Ade Permana mengatakan, kasus anak hilang yang sudah viral di media sosial ini dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum untuk meminta uang.
“Kami sudah mengerahkan personel gabungan untuk melakukan penyelidikan. Bagi masyarakat mengetahui keberadaan, bisa menghubungi no kontak hallo kapolresta 082192752828,” ujarnya.

Sebelumnya Kapolresta Gorontalo Kota telah mengecek langsung ke tepat kejadian perkara (TKP). Petugas gabungan dari personel Polsek Kota Tengah, Polresta Gorontalo Kota dan Polda Gorontalo melakukan olah TKP dan menginterogasi saksi saksi.
“Kami sudah melakukan olah TKP dan interogasi terhadap saksi saksi yang ada di sekitar TKP,” ujarnya.
Selain fokus pada pencarian, Kapolresta juga memerintahkan Sat reskrim untuk mengecek dan melakukan penyelidikan. Sebab kemungkinan anak tersebut dibawa oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab.
Sebelumnya Naveea Azkadina Thalita Bandha (Nafia), seorang bocah 6 tahun dinyatakan hilang saat bermain di depan rumahnya di Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo sekitar pukul 12.00 Wita.
Berdasarkan keterangan keluarga kepada polisi, Nafia saat itu berada di rumah bersama kakek dan neneknya. Sekitar pukul 12.00 Wita, kakek Nafia hendak ke Masjid melihat Navia sedang bermain di teras rumah. Sementara Neneknya sedang memasak.
Ketika kakek Nafia usai menunaikan Salat Zhuhur, ia melihat cucunya tidak berada di rumah. Keluarga berupaya mencari keberadaan Navia selama beberapa jam, namun tidak kunjung ditemukan. Menurut keterangan keluarga, Navia terakhir terlihat menggunakan pakaian berwarna biru putih.
Tim Dulohupa











