Dulohupa.id – Desa Bunuyo, Kecamatan Paguat jadi perwakilan Kabupaten Pohuwato ikut lomba Perpustakaan tingkat Provinsi Gorontalo. Ini menjadi kali kedua bagi Desa Bunuyo menjuarai lomba Perpustakaan tingkat kabupaten sehingga lolos ke tingkat provinsi, Senin (7/9/2026).
Kepala Desa Bunuyo, Nikson Husain menjelaskan bahwa pada lomba Perpustakaan desa ini, mereka telah melewati perlombaan Perpustakaan di tingkat kabupaten, dan pada tahun 2026 ini Desa Bunuyo jadi yang terbaik dan juara satu tingkat kabupaten sehingga lolos dan mengikuti lomba Perpustakaan Desa tingkat Provinsi Gorontalo.
“Desa Bunuyo jadi yang terbaik di nilai dan jadi satu-satunya desa di Kabupaten Pohuwato yang ikut lomba di tingkat provinsi di tahun ini,” ungkap Nikson Husain.
Dirinya juga mengaku, Desa Bunuyo secara dua kali berturut-turut memenangkan lomba Perpustakaan Desa tingkat Kabupaten Pohuwato dan dua kali juga mewakili kabupaten berlomba di tingkat provinsi.
“Desa Bunuyo ini sudah dua kali menjadi perwakilan Kabupaten Pohuwato mengikuti lomba Perpustakaan tingkat provinsi setelah berhasil juara satu pada lomba Perpustakaan tingkat kabupaten. Tahun 2025 juara satu dan tahun 2026 kembali mendapatkan juara satu sehingga lolos ke tingkat provinsi,” ujarnya.
Pada tahun 2025 Desa Bunuyo mendapat juara enam lomba Perpustakaan Desa tingkat Provinsi Gorontalo. Nikson Husain berharap tahun ini Desa Bunuyo menjadi yang terbaik dan berhasil merebut juara satu yang sudah dua tahun ini diimpi-impikan oleh seluruh masyarakat dan juga para perangkat desa itu sendiri.
“Di tahun kemarin kita mendapatkan juara harapan tiga. Semoga kali ini berkat dukungan penuh pemerintah daerah, terutama Bupati Pohuwato, dan Wakil Bupati, Kepala Dinas Perpustakaan Daerah, Kepala Dinas PMD, Desa Bunuyo bakal mendapat juara satu di tingkat provinsi dengan nilai yang sangat memuaskan,” ungkapnya.
Disamping itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Ridwan Hemeto mengaku tim penilai melakukan visitasi profil secara langsung yaitu menilai apakah kesesuaian isi profil dengan kondisi sebenarnya dari Perpustakaan sesuai dengan penyelenggaran Perpustakaan itu sendiri.
“Yang menjadi penilaian juri yaitu melakukan visitasi profil secara langsung. Artinya tim penilai melihat langsung apakah isi profil sesuai dengan kondisi Perpustakan itu sendiri. Sehingga hal itu harus dibandingkan apakah sesuai atau tidak. Terutama dalam kenyaman di raungan Perpustakaan itu sendiri, karena kalau dalam ruangan itu tidak ada kenyamanan, maka bagaimana masyarakat akan betah datang dan membaca buku di tempat itu,” ungkap Ridwan Hemeto.
Disisi lain, Ridwan juga merasa bangga, dari semua desa yang ikut lomba Perpustakaan desa tingkat provinsi, baru di Kabupaten Pohuwato yang dihadiri langsung oleh wakil kepala daerah.
“Kami sangat bangga bapak Wakil Bupati Pohuwato, Iwan Adam hadir ditengah-tengah kita saat ini. Baru disini kami mendapatkan suatu penghargaan dengan adanya kehadiran langsung wakil kepala daerah. Tentu ucapan terima kasih kami yang sebesar-besarnya telah membersamai di tempat ini,” tandasnya.
Reporter: Onal











