Scroll Untuk Lanjut Membaca
BUDAYAKAB. GORONTALOPEMPROV GORONTALO

Wagub Idah Dorong Fashion Islamic Karnaval di Limboto jadi Agenda Tahunan

×

Wagub Idah Dorong Fashion Islamic Karnaval di Limboto jadi Agenda Tahunan

Sebarkan artikel ini
Fashion Islamic Karnaval
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah RH saat memberikan sambutan pada acara Srikandi Fashion Islamic Karnaval di Limboto. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw di Limboto, Kabupaten Gorontalo, berlangsung meriah dengan digelarnya Srikandi Fashion Islamic Karnaval, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti rsatusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA sederajat, unsur kecamatan hingga organisasi perangkat daerah (OPD).

Para peserta memulai perjalanan dari halaman Kantor Bupati Gorontalo dan kemudian berjalan hingga garis finis di kawasan Menara Pakaya Limboto. Suasana semakin semarak dengan beragam penampilan busana islami yang memadukan kreativitas modern dengan sentuhan budaya khas Gorontalo.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah RH, turut hadir menyaksikan langsung kegiatan tersebut. Ia memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan karnaval yang dinilai mampu memadukan semangat memperingati Maulid Nabi dengan kreativitas masyarakat.

Dalam sambutannya, Idah mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW.

Menurutnya, nilai-nilai keteladanan tersebut dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk kegiatan positif, termasuk melalui karya kreatif yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Kita memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW tidak hanya dengan zikir dan doa, tetapi juga dengan karya kreatif yang bermanfaat,” ujar Idah Syahidah.

Srikandi Karnval

Ia menilai Srikandi Fashion Islamic Karnaval bukan sekadar kegiatan peragaan busana. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi kaum perempuan Gorontalo untuk menunjukkan kemampuan berkreasi dengan tetap mengedepankan adab, kesopanan, dan identitas keagamaan.

“Srikandi Fashion Islamic Karnaval ini menunjukkan bahwa perempuan Gorontalo bisa berprestasi, berkarya, dan tetap tampil anggun sesuai syariat agama. Saya sangat mengapresiasi penyelenggara, peserta, dan seluruh pihak yang turut menyukseskan acara ini,” lanjutnya.

Dalam karnaval tersebut, para peserta menampilkan berbagai kreasi busana islami. Busana yang dikenakan memadukan gaya modern dengan sentuhan budaya khas Gorontalo.

Dengan penuh semangat, para peserta berjalan mengikuti rute yang telah ditentukan sembari menampilkan keindahan busana serta pesan-pesan kebaikan dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Idah Syahidah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda rutin setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memiliki nilai keagamaan dan budaya, tetapi juga berpotensi mendorong tumbuhnya pelaku ekonomi kreatif baru, khususnya di sektor busana muslimah.

Srikandi

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi dalam memperkuat ketahanan keluarga serta menjaga kerukunan masyarakat di Provinsi Gorontalo.

Kehadiran Wakil Gubernur Gorontalo dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Gorontalo terhadap pelaksanaan Srikandi Fashion Islamic Karnaval sebagai bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Maryam Sofyan Puhi, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Gorontalo.

Srikandi Fashion Islamic Karnaval merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar oleh Srikandi Jaga Desa Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPENAS) Kabupaten Gorontalo yang diketuai oleh Ny. Maryam Sofyan Puhi.

Rangkaian kegiatan tersebut telah berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya. Kegiatan diawali dengan selawat bersama, kemudian dilanjutkan dengan pawai kendaraan hias bernuansa Islami. Puncak rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan Srikandi Fashion Islamic Karnaval di Limboto.

Melalui rangkaian tersebut, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai keagamaan, kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Reporter: Yayan