Dulohupa.id – Harga komoditi cabai rawit di Gorontalo terus meroket beberapa waktu terakhir ini. Dari pantauan tim liputan Dulohupa di Pasar Sentral Kota Gorontalo pada Kamis (27/08/2026), harga komoditas ini kembali naik dari dua hari sebelumnya.
Dari keterangan salah satu pedgaang rempah, harga cabai rawit hari ini sudah tembus diangka Rp110 ribu per kg.
“Sekarang 110 ribu harga rica perkilo,” ujar pedagang.
Kenaikan harga cabai rawit ini memang telah terjadi dari beberapa waktu terakhir. Sebelumnya pada dua hari kemarin, harga cabai rawit masih diangka Rp100 per kg, dan kemudian naik Rp10 ribu hingga saat ini.
“Memang sedang naik-naik harga rica ini. (sudah berapa lama kenaikan ini?) Sudah seminggu lebih,” ucapnya.
“Lagi musim panas ini, jadi susah rica sekarang,” jelas pedagang.
Selain itu untuk harga komoditi lain disebutkan masih cukup stabil. Diantaranya, bawang merah dan bawang putih masih diangka Rp40 ribu per kg, tomat diangka Rp8 ribu per kg, dan cabai merah kriting Rp80 ribu per kg.
Sementara itu, berdasarkan harga rata-rata nasional pada Kamis (27/08/2026) dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI), harga cabai rawit merah diangka Rp76.100 per kg atau naik 9,89 persen.
Berikut daftar harga pangan rata-rata nasional yang dilihat pada Kamis (27/08/2026):
1. Beras kualitas bawah I Rp 14.950 per kg, harga naik Rp 150 per kg
2. Beras kualitas bawah II Rp 14.600 per kg, harga turun Rp 50 per kg
3. Beras kualitas medium I Rp 16.450 per kg, harga turun Rp 50 per kg
4. Beras kualitas medium II Rp 16.300 per kg, harga tetap
5. Beras kualitas super I Rp 17.800 per kg, harga naik Rp 50 per kg
6. Beras kualitas super II Rp 17.250 per kg, harga tetap
7. Gula pasir kualitas premium Rp 20.200 per kg, harga turun Rp 10 per kg
8. Gula pasir lokal Rp 19.000 per kg, harga tetap
9. Bawang merah ukuran sedang Rp 38.000 per kg, harga turun Rp 1000 per kg
10. Bawang putih ukuran sedang Rp 49.550 per kg, harga turun Rp 50 per kg
11. Cabai merah besar Rp 50.050 per kg, harga najk Rp 800 per kg
12. Cabai merah keriting Rp 53.000 per kg, harga naik Rp 1500 per kg
13. Cabai rawit hijau Rp 59.850 per kg, harga naik Rp 3.050 per kg
14. Cabai rawit merah Rp 76.100 per kg, harga naik Rp 6850 per kg
15. Daging ayam ras segar Rp 42.250 per kg, harga naik Rp 350 per kg
16. Daging sapi kualitas 1 Rp 151.350 per kg, harga turun Rp 100 per kg
17. Daging sapi kualitas 2 Rp142.050 per kg, harga turun Rp 400 per kg
18. Minyak goreng curah Rp 20.550 per kg, harga naik Rp 100 per kg
19. Minyak goreng kemasan bermerek 1 Rp 24.200 per kg, harga turun Rp 100 per kg
20. Minyak goreng kemasan bermerek 2 Rp 23.500 per kg, harga tetap
21. Telur ayam ras segar Rp 29.350 per kg, harga naik Rp 100 per kg
Sementara untuk daftar harga pangan rata-rata Gorontalo dari data PIHPS-BI yang dilihat pada Kamis (27/08/2026):
1. Beras kualitas medium I Rp 16.250 per kg, harga tetap
2. Beras kualitas super I Rp 17.100 per kg, harga tetap
3. Gula pasir kualitas premium Rp 21.000 per kg, harga tetap
4. Gula pasir lokal Rp 20.500 per kg, harga tetap
5. Bawang merah ukuran sedang Rp 42.500 per kg, harga naik Rp 2500 per kg
6. Bawang putih ukuran sedang Rp 40.650 per kg, harga turun Rp 600 per kg
7. Cabai merah keriting Rp 78.750 per kg, harga naik Rp 2500 per kg
8. Cabai rawit merah Rp 104.400 per kg, harga naik Rp 5650 per kg
9. Daging ayam ras segar Rp 31.000 per kg, harga turun Rp 500 per kg
10. Daging sapi kualitas 1 Rp 148.750 per kg, harga tetap
11. Daging sapi kualitas 2 Rp150.000 per kg, harga tetap
12. Minyak goreng curah Rp 23.200 per kg, harga naik Rp 1200 per kg
13. Minyak goreng kemasan bermerek 1 Rp 31.450 per kg, harga tetap
14. Minyak goreng kemasan bermerek 2 Rp 31.100 per kg, harga tetap
15. Telur ayam ras segar Rp 33.000 per kg, harga naik Rp 200 per kg
Adapun dari data PIHPS-BI ini, untuk harga rata-rata pangan di Gorontalo yang mengalami kenaikan selama dua hari ini diantaranya, komoditi Cabai Rawit Merah, Daging Ayam Ras Segar, dan Minyak Goreng Curah. Sementara yang mengalami penurunan yaitu komoditi Bawang Putih Ukuran Sedang.
Reporter: Yayan











