Scroll Untuk Lanjut Membaca
EKONOMIGORONTALOPENAS Gorontalo

Berkah Pedagang Pakaian, Meraup Cuan di PENAS XVII Gorontalo

×

Berkah Pedagang Pakaian, Meraup Cuan di PENAS XVII Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Pedagang PENAS Gorontalo
Suasana pembeli mendatangi lapak penjual Pakaian bertemakan PENAS XVII Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Pelaksanaan Pekan Petani Nelayan (PENAS) XVII tahun 2026 berlangsung mulai tanggal 20 sampai 25 Juni 2026 yang dipusatkan di lapangan Sport Center Limboto.

Kegiatan nasional tersebut dimanfaatkan oleh pelaku-pelaku usaha yang datang untuk memperjualbelikan barang dagangannya. Indra Jaya salah satunya yang merupakan pedagang pakaian bertuliskan PENAS XVII Gorontalo.

Pedagang asal Jakarta itu rela datang ke Gorontalo untuk meraih cuan dari hasil dagangannya. Ia mengaku bersyukur atas raupan berkah di kegiatan ini. Indra mengatakan, sejak hari pertama berjualan sangat cukup mendapatkan penghasilan.

“Mulai jual ini hari, karena acara resminya itu besok. (bagaimana penjualan?) Alhamdulillah buat penglaris-pelaris ganti ongkos dari Jakarta kemarilah,” ujar Indra kepada awak media saat ditemui di lapaknya, tepatnya tak jauh dari pintu gerbang belakang Sport Center Limboto, Jumat (19/06/2026).

“Insya Allah besok pembukaan peserta kumpul semua mudah-mudahan kita lancar semua, habis baranglah mudah-mudahan,” lanjutnya.

Indra mengungkapkan, selain menjual pakaian bertemakan kegiatan PENAS Gorontalo, barang unik berupa tas dan lainnya turut dijual di lokasi. Sementara untuk harga setiap pakaian, ia menjual dari harga Rp 85 ribu sampai Rp 150 ribu.

“Jadi untuk pembelian lebih dari satu bisa kami beri diskonlah,” ungkapnya.

Selain pakaian untuk ukuran dewasa, ia juga menjual pakaian dengan ukuran untuk anak-anak.

Pada kegiatan kali ini, Indra mengungkapkan kurang lebih membawa barang sejumlah 2000 pics. Adapun sebagian besar yang membeli adalah peserta PENAS dari luar daerah Gorontalo yang dijadikan sebagai ole-ole.

“Mudah-mudahan habis baranglah harapannya,” ucap Indra.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setiap kali momen PENAS, kurang lebih 2 bulan lamanya sudah mulai dipersiapkannya, untuk dibawa ke lokasi kegiatan.

“Untuk persiapan itu minimal 2 bulan. Kita perlu desain logo, banyaklah persiapan,”tuturnya.

Meski datang dari daerah lain, Indra dan kawan-kawan mengungkapkan bahwa hampir di setiap momen PENAS yang dilaksanakan terus hadir untuk menjual pakaian.

“Kami dari Jakarta tanggal 14, sampai disini itu tanggal 17 naik kapal. Insya Allah disetiap even PENAS hadir terus,” tutupnya.

Reporter Enda/Yayan