Gorontalo – Pihak Bank Tabungan Negara (BTN) memastikan seluruh pemotongan gaji dan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Gorontalo dikembalikan ke rekening masing-masing pegawai. Kebijakan ini diambil menyusul protes ratusan ASN yang mendatangi Kantor Cabang BTN Gorontalo sore tadi, Rabu (01/4/2026).
Pihak BTN menyebut, proses pengembalian atau reversal telah dilakukan bagi ASN yang tidak memberikan persetujuan atas pemotongan tersebut.
“Terkait pemotongan, semuanya sudah direversal, sudah dikembalikan ke rekening masing-masing. Namun, bagi yang sudah bersedia, pemotongan tetap kami lakukan. Sedangkan yang tidak bersedia, kami kembalikan. Dananya sudah masuk ke rekening ” ujar Irwan Hasbullah, PJ Branch Manager Kantor Cabang BTN Gorontalo, Rabu (1/4/2026).
Sementara itu, Pemerintah Kota Gorontalo melalui Kepala Badan Kesbangpol Kota Gorontalo Dandy Winardi Datau menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak BTN dan Bank SulutGo (BSG) guna mencari solusi terbaik atas persoalan ini.
“Kami akan mencoba berkomunikasi dengan pihak BTN dan BSG agar bisa mencarikan solusi yang baik. Misalnya, jika dilakukan take over dari BSG ke BTN, maka kami minta agar hal tersebut disosialisasikan dengan jelas kepada para ASN” ujarnya.
Sebelumnya, ratusan ASN Pemkot Gorontalo mendatangi Kantor BTN Gorontalo untuk mempertanyakan pemotongan gaji dan tunjangan yang dilakukan tanpa pemberitahuan.
Aksi tersebut berakhir setelah pihak BTN mengembalikan seluruh dana yang telah dipotong. Diketahui, pemotongan tersebut berkaitan dengan kewajiban hutang piutang ASN di Bank SulutGo, yang sebelumnya menjadi bank penyalur gaji para ASN Pemkot Gorontalo.
Redaksi











