Scroll Untuk Lanjut Membaca
EKONOMIKOTA GORONTALO

Komoditi Cabai Dipastikan Cukup Jelang Puasa, Warga Diminta Bijak Mengonsumsi

×

Komoditi Cabai Dipastikan Cukup Jelang Puasa, Warga Diminta Bijak Mengonsumsi

Sebarkan artikel ini
Cabai
Deputi Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Ciptoning Suryo Condro bersama unsur Forkopimda usai meninjau Pasar Sentral dalam rangka menjaga ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok jelang puasa. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Menjelang bulan Ramadan tahun 2026, sejumlah komoditi menjadi perhatian pemerintah dalam hal ketersediaan pasokan hingga harga bahan pokok di pasaran.

Hingga kemarin, Forkopimda Kota Gorontalo meninjau sejumlah titik untuk memastikan hal tersebut dan dipastikan aman hingga akhir Ramadhan nanti. Meski begitu, perhatian tak kalah tertuju pada salah satu komoditi yaitu cabai, pasalnya seperti diketahui bahwa komoditi ini menjadi salah satu yang wajib hampir ada di setiap olahan kuliner Gorontalo.

Contohnya saja, Gorontalo didaulat sebagai daerah dengan konsumsi cabai rawit tertinggi di Indonesia. Hal ini berdasarkan data Susenas Maret 2024, konsumsi cabai rawit per kapita perbulannya di Gorontalo mencapai sebesar 0,43 kg. Hal tersebut menjadi Gorontalo sebagai provinsi dengan konsumsi cabai rawit terbanyak di Indonesia.

Menyoal hal ini, melalui Deputi Kepala Perwakilan BI Gorontalo, Ciptoning Suryo Condro mengungkapkan agar masyarakat dapat bijak dalam mengonsumsi cabai.

“Iya sebenarnya cabai salah satu komoditi penyumbang inflasi, dan itu memang salah satu kesukaan masyarakat di Provinsi Gorontalo,” ujar Ciptoning Suryo kepada awak media pada Jumat (13/02/2026).

“Harapan kami agar masyarakat juga bijak dalam menggunakannnya, karena ketika nanti pasokannya habis itukan pastinya harganya akan naik, jadi harapannya itu semua tercukupi,” lanjutnya.

Menurut Ciptoning Suryo, sesuai data yang ada untuk komoditi cabai ini sebenarnya cukup. Dan untuk komoditi lain juga dipastikan aman hingga akhir Ramadhan nanti.

“Berdasarkan data yang kami miliki pasokannya cukup, semoga masyarakat juga mengonsumsi dengan bijak, tidak berlebih-lebih,” tandasnya.

Reporter: Yayan