Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKRIMINALPolda Gorontalo

Ayah Kandung di Gorontalo Aniaya Balita hingga Babak Belur

×

Ayah Kandung di Gorontalo Aniaya Balita hingga Babak Belur

Sebarkan artikel ini
Penganiayaan Ank Gorontalo
Petugas kepolisian saat mendatangi TKP penganiayaan anak oleh ayah kandung di Kota Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Seorang anak perempuan berumur tiga tahun di Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo menjadi korban penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri.

Nampak dalam sebuah video amatir wajah balita tersebut berlumuran darah di bagian wajah setelah dianiaya oleh ayahnya yang berinisial MH. Tidak hanya itu, saat melakukan video call dengan istrinya, MH memperlihatkan pisau yang akan ditusuk kepada anaknya yang saat itu sedang tidur.

“Ibu korban menelpon atau meminta bantuan kepada omnya korban untuk melaporkan kejadian karena pada saat itu video call ibu korban dengan pelaku ini dan di belakangnya itu adalah si korban anak kandung itu sendiri dan sudah berlumuran darah. Itu korban yang pertama itu umur 3 tahun dan adiknya umur 1 tahun namun adiknya tidak menjadi korban jadi hanya 1 umur 3 tahun,” ungkap Dir Reskrimum Polda Gorontalo, Kombes Pol Ade Permana, Selasa (06/1/2026).

Kombes Pol Ade Permana juga mengatakan, perbuatan bejat MH yang menganiaya anak kandungnya itu dilatarbelakangi sakit hati terhadap istrinya yang telah pergi meninggalkan rumah.

“Motifnya memang pada saat sudah beberapa hari ini ibu korban atau istri dari pelaku ini pergi meninggalkan rumah karena permasalahan rumah tangga. Dia kembali atau pergi ke luar daerah tepatnya di Provinsi sebelah. Kemudian dia telepon video call dengan harapan istrinya kembali dengan video call tersebut bahwa anaknya sudah menjadi korban,” kata Kombes Pol Ade Permana.

Penganiayaan Anak
Dir Reskrimum Polda Gorontalo, Kombes Pol Ade Permana. Foto/Dulohupa

Korban kini sudah dirawat di rumah sakit Bhayangkara Polda Gorontalo. Bocah tiga tahun itu mengalami luka lebam di bagian wajah akibat dianiaya ayah kandungnya,

“Kondisi anak sekarang sudah ada di rumah sakit Bhayangkara, bahwa korban mengalami bengkak di dahi, bibir memar dan mengeluarkan darah serta luka lebam di bagian bawah mata sebelah kiri. Luka lebam di pipi bagian kiri dan kanan. Kalau pengakuan dari pelaku, korban dianiaya menggunakan tangan kosong,” ucapnya.

Setelah mendapatkan laporan, pihak kepolisian Polda Gorontalo langsung mengamankan pelaku di rumahnya. MH kini suda ditahan di Polda Gorontalo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Redaksi