Dulohupa.id – Banjir bandang yang menerjang Dusun Kapali dan Dusun Hele, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo sebabkan dua rumah rusak parah dan ratusan jiwa terdampak.
Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Abdul Muthalib Dunggio mengaku data sementara jumlah kerusakan dan dampak yang ditimbulkan banjir bandang meliputi, dua unit rumah rusak, satu tanggul jebol.
Masyarakat terdampak di Dusun Kapali, 20 Kepala Keluarga atau 66 jiwa, sedangkan di Dusun Hele 23 jiwa terdampak atau sebanyak 78 jiwa.
“Data sementara, selain dua rumah yang rusak parah akibat terjangan banjir, saat ini ada 13 rumah lainnya masih terendam. Air saat ini telah surut. Satu mobil BPBD dikerahkan membersihkan sisa lumpur di rumah warga,” ungkap Abdul Muthalib, Selasa (30/12/2025).
Selain BPBD ada juga Baznas yang telah menyiapkan makanan siap saji bagi warga terdampak, dan Dinas Sosial telah menyerahkan selimut dan matras bagi para korban yang juga dibantu TNI-Polri, aparat desa dan kecamatan setempat.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga langsung melihat kondisi warga terdampak di dampingi ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento dan wakil anggota DPRD, Hamdi Alamri.
Sebelumnya, sejumlah Desa di Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo diterjang banjir bandang, Selasa (30/12/2025). Salah satu lokasi terdampak cukup parah yakni Desa Hulawa.
Dari beberapa video yang beredar di sosial media, warga panik dan hendak selamatkan diri. Pasalnya terinformasi ada beberapa rumah yang rusak diterjang banjir bandang.
Warga juga terdengar meminta bantuan kepada PLN melalui live streaming Facebook agar mematikan listrik.
Saat ini air yang berasal dari sungai utama di Desa Hulawa meluap dan masuk ke rumah-rumah warga. Rumah warga terdampak banjir yang paling parah berada di bibir sungai setempat karena ketinggian air sudah nyaris di atap rumah.
Reporter: Hendrik Gani











