Scroll Untuk Lanjut Membaca
DPRD Kota GorontaloKOTA GORONTALO

DPRD Kota Gorontalo Desak Dinas Pendidikan Tuntaskan Penempatan 34 P3K Paruh Waktu

×

DPRD Kota Gorontalo Desak Dinas Pendidikan Tuntaskan Penempatan 34 P3K Paruh Waktu

Sebarkan artikel ini
P3K Paruh Waktu
Komisi 1 DPRD Kota Gorontalo rapat bersama dengan Dinas Pendidikan bahas persoalan penempatan 34 P3K Paruh Waktu. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Komisi I DPRD Kota Gorontalo mendesak Dinas Pendidikan agar segera menindaklanjuti penempatan 34 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu yang hingga kini belum memiliki kejelasan posisi.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Gorontalo, Supriadi Lameo, usai rapat bersama Dinas Pendidikan yang membahas sejumlah persoalan penting di sektor pendidikan Rabu (12/11/25).

Menurut Supriadi, pihaknya menyoroti masih belum adanya kejelasan terkait penempatan 34 tenaga P3K paruh waktu yang bertugas di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Gorontalo. Ia menegaskan, DPRD meminta agar masalah tersebut segera ditindaklanjuti.

“Dari hasil rapat tadi, kami menyimpulkan bahwa penempatan 34 tenaga P3K paruh waktu yang belum dijelaskan akan segera ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan. Ini merupakan salah satu poin penting yang kami dorong untuk segera diselesaikan,” jelasnya.

Selain membahas soal P3K paruh waktu, rapat tersebut juga menyinggung pelaksanaan Peraturan Menteri Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala Sekolah.

Supriadi menjelaskan, berdasarkan hasil rapat, Dinas Pendidikan Kota Gorontalo telah menindaklanjuti aturan tersebut secara administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk Permen Nomor 7 Tahun 2025, pihak dinas sudah menindaklanjutinya secara administrasi. Itu juga menjadi salah satu kesimpulan dari rapat hari ini,” tambahnya.

Dengan adanya tindak lanjut dari Dinas Pendidikan, Komisi I berharap seluruh persoalan terkait tenaga P3K maupun pelaksanaan regulasi pendidikan dapat segera terselesaikan demi kelancaran kinerja di lingkungan sekolah.

Reporter: Maya