Scroll Untuk Lanjut Membaca
KOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Pemkot Gorontalo Genjot Perbaikan Jalan Suprapto di Tengah Keterbatasan Anggaran

×

Pemkot Gorontalo Genjot Perbaikan Jalan Suprapto di Tengah Keterbatasan Anggaran

Sebarkan artikel ini
Jalan Suprapto
Kondisi jalan Suprapto Kota Gorontalo. Foto/DUlohupa

Dulohupa.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo kini fokus mempercepat pengerjaan perbaikan jalan Jenderal Suprapto yang ada di kawasan pertokoan. Jalan ini merupakan salah satu jalur utama yang menjadi pusat mobilitas warga di jantung kota.

Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa proyek pengaspalan ini tetap berjalan sesuai jadwal meski kondisi keuangan daerah tengah mengalami tekanan.

Menurut Adhan, Jalan Jenderal Suprapto merupakan akses penting yang menghubungkan berbagai kegiatan masyarakat serta kawasan ekonomi di pusat kota.

Ia menilai, peningkatan kualitas infrastruktur jalan akan mendukung kelancaran aktivitas warga dan memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal.

“Walaupun anggaran daerah terbatas, kami tetap memprioritaskan perbaikan Jalan Jenderal Suprapto karena perannya sangat strategis. Kami ingin masyarakat segera merasakan manfaatnya,” ujar Adhan, Rabu (05/11/2025).

Jalan Suprapto
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea saat diwawancarai awak media. Foto/Dulohupa

Selain itu, pemerintah juga tengah membenahi kawasan Terminal Sentral untuk menghidupkan kembali fungsinya sebagai pusat pergerakan transportasi umum.

Upaya ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan menata ulang arus lalu lintas di wilayah perkotaan.

“Jika terminal berfungsi optimal, lalu lintas di pusat kota akan lebih teratur. Karena itu, perbaikan Jalan Suprapto dan area terminal dilakukan bersamaan,” tambahnya.

Adhan mengungkapkan, sekitar 90 persen jalan di Kota Gorontalo masih mengalami kerusakan. Meski begitu, perbaikan tetap dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan fiskal daerah.

“Kerusakan jalan memang masih banyak, tapi kami tidak bisa berhenti. Pekerjaan harus tetap berjalan, sedikit demi sedikit,” tegasnya.

Dengan keterbatasan anggaran akibat beban utang dan pengurangan dana dari pemerintah pusat, Adhan mendorong munculnya inovasi pembiayaan serta kolaborasi lintas sektor agar pembangunan infrastruktur dapat terus berlanjut.

“APBD harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Selama ekonomi rakyat tumbuh, pembangunan juga akan terus berjalan,” tutupnya.

Reporter: Maya