Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HEADLINELINGKUNGANNASIONALPEMPROV GORONTALO

Saka Kalpataru se-Indonesia Antusias Ikuti Pelatihan Pengolahan Sampah di Gorontalo

×

Saka Kalpataru se-Indonesia Antusias Ikuti Pelatihan Pengolahan Sampah di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Saka Kalpataru
Saka Kalpatru yang merupakan Peserta Peran Saka Nasional 2025 di Gorontalo.

Dulohupa.id – Ratusan anggota Pramuka dari Saka Kalpataru yang merupakan Peserta Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) tingkat nasional 2025 antusias mengikuti pelatihan pengolahan sampah organik melalui metode pengomposan, serta praktek manajemen bank sampah.

Peserta berjumlah 101 anggota pramuka yang mewakili 34 Provinsi itu dilatih untuk memahami dasar-dasar pengelolaan sampah di kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo. Para peserta juga mengunjungi lokasi TPA Talumelito serta Danau Limboto yang kegiatannya digelar sejak tanggal 4 November 2025. Turut hadir para pemateri dari pengampuh Saka Kalpataru Kementerian Lingkungan Hidup.

Peserta mempelajari dasar mengenai pengolahan sampah organik dan pengolahan sampah anorganik. Peserta diarahkan untuk melakukan praktik membuat kompos menjadi pupuk organik. Kompos sendiri dibuat dari bahan-bahan organik seperti sisa tanaman, daun kering, atau kotoran hewan yang telah mengalami proses pelapukan atau dekomposisi oleh mikroorganisme.

Proses ini mengubah sampah organik menjadi bahan yang kaya nutrisi, mampu memperbaiki struktur dan kesuburan tanah, serta sangat bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Sementara peserta juga dilatih mengelola sampah anoorganik dari plastik yang dilakukan pemilahan hingga didaur ulang menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomis.

Untuk diketahui, Saka Kalpataru adalah satuan karya yang pengampuh saka tingkat nasional adalah Kementerian Lingkungan Hidup, tingkat Provinsi Gorontalo adalah DLHK, serta tingkat Kabupaten/Kota adalah DLH Kabupaten Kota. Peran Krida Saka kalpataru ada 3 yakni Krida Keanekaragaman hayati, Krida perubahan iklim, Krida 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Saka
Kepala Dinas LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakara, S.STP, MM yang juga ketua majelis pembimbing Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru Provinsi Gorontalo. Foto/Dulohupa

Kepala Dinas LHK Provinsi Gorontalo, Fayzal Lamakara, S.STP, MM yang juga ketua majelis pembimbing Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru Provinsi Gorontalo menyampaikan melalui kegiatan Peran Saka Nasional 2025 ini, diharapkan adik-adik Pramuka dapat menumbuhkan rasa cinta dan tanggungjawab terhadap bumi dan sumber daya alam, mengembangkan aktivitas aksi nyata di bidang konservasi, daur ulang, dan mitigasi perubahan iklim.

“Serta menjadi teladan dalam penerapan gaya hidup hijau di lingkungan sekolah, kampus, dan komunitas masing-masing,” tutur Fayzal.

Dirinya berharap seluruh peserta Saka Kalpataru bisa mengaplikasikanya di daerah masing-masing, bahwa sampah ternyata memiliki nilai ekonomi tinggi jika dikelola dengan baik. Ia menekankan pelatihan merupakan langkah edukasi kepada generasi muda untuk semangat peduli lingkungan dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

“Dengan konsep Saka Kalpataru ini diharapkan peran generasi muda mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau dan bernilai ekonomis. Karakter inilah yang kami tekankan dalam konsep Saka Kalpataru,” pungkas Fayzal.

Reporter: Enda