Dulohupa.id – Karo Ops Polda Gorontalo, Komisaris Besar (Kombes) Tony Sinambela menyampaikan secara langsung permohonanan maaf kepada wartawan RTV, Ridha Yansa dan seluruh jurnlias di Provinsi Gorontalo.
Permohonan maaf itu atas tindakan kekerasan memukul tangan Ridha yang menyebabkan handphonenya jatuh dan rusak saat melakukan peliputan aksi unjuk rasa di Polda Gorontalo pada Senin (23/12/2024) silam.
Kombes Tony mengakui bahwa perlakuan yang dilakukannya sebagai keteledoran yang merugikan rekan wartawan.
“Sebagai anggota kepolisian dan secara pribadi saya minta maaf kepada mas Yayan (sapaan Ridha Yansa). Perbuatan ini pasti merugikan. Saya minta maaf,” ungkap Kombes Tony Sinambela saat menemui para wartawan di ruang aula RRI, Senin (6/1/2025).
Di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro mengungkapkan bahwa kejadian ini dipastikan tidak terulang lagi, dan tentu hal ini telah disampaikan kepada semua anggota hingga ke jajaran Polres.
“Setelah kejadian ini kami juga telah berdiskusi dengan bapak Kapolda, dan saya juga telah menyampaikan hingga ke Polres jajaran bahwa hubungan kita bersama teman-teman wartawan harus selalu dijaga, karena hubungan kita dengan rekan-rekan telah berjalan sejak lama,” ujar Kombes Pol Desmont Harjendro.
Permohonan maaf yang disampaikan Kombes Tony Sinambela langsung ditanggapi oleh wartawan RTV, Ridha Yansa. Ridha menjelaskan bahwa permohonan maaf Kombes Tony telah diterima dan dirinya berharap kejadian serupa tak akan terulang kembali.
“Tentu sebagai manusia biasa dengan permohonan maaf bapak secara pribadi saya terima. Dan semoga kejadian ini tidak terluang lagi,” ujar Ridha.
Reporter: Hendrik Gani











