Dulohupa.id – LSM Labrak tagih janji Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) terkait permasalahan yang ada di PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) Group yaitu, PT Inti Global Laksana (IGL), PT Banyan Tumbuh Lestari (BTL), dan PT Loka Indah Lestari (LIL).
Hal itu disampaikan orator LSM Labrak, Soni Samoe saat melakukan aksi demo di depan kantor DPRD Kabupaten Pohuwato, Rabu (20/11/2024).
Memang sebelumnya DPRD Kabupaten Pohuwato akan membentuk panitia khusus (Pansus) untuk melakukan penyelidikan terkait dokumen yang dimiliki ketiga perusahan yang ada di Kecamatan Popayato tersebut.
Bahkan ketua komisi lll, Nasir Giasi mengaku jika kedapatan melanggar aturan, maka perusahaan PT BJA terancam harus angkat kaki dari Kabupaten Pohuwato. Hal itu terungkap saat DPRD menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Direktur BJA Group, Burhanuddin, Dinas Pertanian,Dinas Perindakop, dan LSM Labrak, Kamis (14/11/2024) kemarin.
Tentu hal itu yang membuat LSMA Labrak melakukan aksi demo kembali, sebab kata Soni hingga hari ini belum ada Pansus yang dibentuk oleh DPRD Pohuwato.
“Selama ini kan kami di janji-janji oleh DPRD untuk kemudian membentuk Pansus akan dibicaran dan diselesaikan, akan tetapi hingga hari ini tidak ada langkah-langkah itu. Untuk kemudian kami meminta agar DPRD segera membentuk Pansus,” ungkap Soni Samoe.
Soni Samoe juga menjelaskan saat ini di lahan milik warga itu berpolemik. Karena masyarakat yang telah menyerahkan lahan mereka, kemudian tidak dikelola dengan baik, sehingga masyarakat tidak mebdapatkan plasma seperti yang telah dijanjikan oleh perusahaan itu sendiri.
“Empat perusahan disana kami minta hari ini izinnya dicabut, karena telah banyak melanggat aturan,” ujarnya.
Disamping itu, Ketua DPRD Pohuwato, Beni Nento menjelaskan, bahwa pihaknya ingin meminta waktu sebelum pembentukan Pansus. Sebab kata Beni, pembuatan Pansus harus dibicarakan di internal DPRD, seperti menggelar rapat fraksi bersama pucuk pimpinan dari masing-masing fraksi.
“Tentu harapan dari teman-teman inilah yang nanti kita bahas dirapat tersebut. Oleh karena itu, ini akan kita sikapi dan kita akan melakukan rapat pimpinan,” jelas Beni Nento.











