Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Banjir Masih Rendam Rumah Warga Tilango, Ketinggian Air Capai 2,5 Meter

×

Banjir Masih Rendam Rumah Warga Tilango, Ketinggian Air Capai 2,5 Meter

Sebarkan artikel ini
Gorontalo Banjir Tilango
Banjir melanda Desa Tabumela Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Memasuki hari ke 5 dilanda banjir, Ribuan rumah warga di 11 Kecamatan Kabupaten Gorontalo masih terendam air. Salah satunya Kecamatan Tilango yang menjadi lokasi terparah banjir dengan masih ketinggian air mencapai 2,5 meter.

Di Kecamatan Tilango sendiri, ada 7 desa yang masih terdampak banjir terutama permukiman warga yang ada di pesisir Danau Limboto. Dari Data pemerintah Kecamatan Tilango, 9.413 jiwa yang menjadi korban. Sementara yang mengungsi di Kecamatan Tilango berjumlah 4.761 jiwa.

Dari pantauan di lokasi hingga Minggu (14/7/2024), sejumah desa seperti di Desa Tabumela dan Tilote, rumah-rumah warga direndam banjir dengan ketinggian mulai 1 sampai 2,5 meter. Menurut warga, air sudah mulai surut sekitar setengah meter dibandingkan hari sebelumnya sudah mencapai 3 meter.

Sebagian besar warga memlih mengungsi, sementara ada juga warga yang masih bertahan untuk menjaga harta benda dalam rumah.

“Yang paling parah itu pada hari Rabu, ada 3 meter lebih airnya sampai di loteng rumah. Sekarang sudan mulai turun setengah meter. Kalau saya punya rumah hampir di loteng itu air,” ujar Roni Akuba, salah satu warga Desa Tabumela.

Roni Memilih mengungsi dari pada harus bertahan di rumah agar tidak berbahaya bagi keluarganya.

“Keluarga semua sudah di lokasi pengungsian. Cuman kebetulan saya ada perahu, jaga datang cek kondisi rumah. Kalau banjir disini bisa turun 1 sampai dua bulan, tergantung cuacanya,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir di daerah setempat. Beberapa lokasi pengungsian dan dapur umum telah disediakan untuk melayani warga terdampak banjir.

Reporter: Enda