Dulohupa.id – Sebuah Video menarasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memecat anggota kepolisian di Cirebon jika kasus pembunuhan Vina pada 2016 silam tidak terpecahkan. Video itu dibagikan oleh sejumlah akun Facebook.
Akun tersebut membagikan video berdurasi 11 menit 3 detik pada 30 Mei 2024 dengan keterangan demikian: “Presiden Jokowi tegaskan bila kasus vina tidak terpecahkan,, akan memecat polri Cirebon!!.
Dalam video terdapat klip Presiden Jokowi memberikan keterangan pers. Selain itu, terdapat klip Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan kepada anggota Polri.
Hasil Penelusuran
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan koalisi Cek Fakta Kompas.com, klip Presiden Jokowi sedang memberikan keterangan pers itu identik dengan video di kanal YouTube Kementerian Sekretariat Negara RI ini. Jokowi menyampaikan soal ekspor minyak goreng yang kembali dibuka pada 23 Mei 2022.
Menurut Jokowi, kebijakan itu diambil setelah pasokan minyak goreng dalam negeri tercukupi.
Jokowi juga menegaskan telah memerintahkan aparat hukum untuk menyelidiki dan memproses hukum para pelaku penyelewengan distribusi dan produksi minyak goreng.
Sementara, klip yang menampilkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo identik dengan video di kanal YouTube Kompas TV ini.
Dalam video yang diunggah pada 2021 itu, Listyo meminta jajarannya untuk menindak tegas personel polisi yang melanggar aturan.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid bahwa Jokowi akan memecat polisi di Cirebon jika kasus Vina tidak terpecahkan.
Seperti diberitakan Kompas.com, pada 30 Mei 2024, Jokowi meminta Polri untuk mengusut kasus pembunuhan Vina secara transparan.
Kesimpulan
Klaim bahwa Presiden Jokowi akan memecat polisi di Cirebon jika kasus Vina tidak terpecahkan merupakan hoaks.
Judul video yang beredar tidak sesuai dengan isinya. Dalam video aslinya, Jokowi menyampaikan soal ekspor minyak goreng yang kembali dibuka pada 23 Mei 2022.
Sumber Rujukan:
https://cekfakta.com/focus/20943
https://www.facebook.com/watch/?v=332484746351208











