Dulohupa.id – Salah seorang karyawan atau pekerja di perusahaan kelapa, PT Royal Coconut diduga mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia saat tengah bekerja, Rabu (7/2/2024).
Informasi yang dihimpun dulohupa, insiden kecelakaan kerja hingga mengakibatkan pekerja meninggal dunia tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WITA.
Korban tersebut diketahui bernama Ishak S Daud (27). Beralamatkan di Desa Molamahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo.
Korban merupakan karyawan produksi yang baru saja pindah dari perusahaan Tri Jaya Tangguh. Selain itu, lokasi kejadian kecelakaan kerja tersebut berada di pabrik lama PT Royal Coconut.
“Dia juga kerja di tempat produksi. Tempat produksi itu tempat basah yang ada air. Cuman orang-orang bilang korban ini ada penyakit mati mati ayam, tapi tidak tau juga ee,” ujar salah satu karyawan di PT Royal Coconut.
“Kalau Informasi kejadian ini baru saja torang (Kami) tau. Baru baru ini. Kalau informasi yang ada itu dia korban kerja shift pagi. Cuman dia minta lembur,” kata karyawan tersebut.
Sementara, Human Resources Development (HRD), PT Royal Coconut, Isnan saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian itu dan pihaknya menepis bahwa kecelakaan kerja itu akibat kesetrum.
“Iya. Kejadian itu tadi malam. Ada laporan yang mana ada karyawan celaka. Yang mana katanya kesetrum,” ucap Isnan.
Namun setelah di klarifikasi kepada supervisor atau pengawas produksi kata Isnan, dirinya mendapatkan informasi posisi korban sudah terbaring di lantai dan kondisinya mengeluarkan busa pada bagian mulut korban.
“Saat saya klarifikasi ke pengawas, memang saat itu pengawas tidak berada di tempat. Tetapi informasi beredar itu ada rekan-rekan kerja korban. Saat itu kan di ruang kerja, seketika ada yang bersuara jangan jangan kesetrum,” kata Isnan mengulang informasi yang ia dapati.
Isnan mengatakan, penyebab kematian karyawannya memang murni korban mengalami penyakit kejang kejang atau epilepsi. Hal itu juga berdasarkan informasi dari pihak keluarga korban.
“Mereka keluarga sudah mengklarifikasi dengan pihak rumah sakit penyebab kematian korban apa karena kesetrum atau tidak dan itu tidak ada tanda tandanya,” kata Isnan.
“Kalaupun kesetrum mungkin korban bukan hanya dia korban yang merasakan. Karena dia berada di lantai bawah rekan lainnya berada di lantai atas yang itu besi semua,” jelas HRD Isnan.
Reporter: Herman Abdullah











