Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEKAB. GORONTALOPERISTIWA

Sempat dilarikan ke RS, Korban Kecelakaan di Limboto Barat Meninggal Dunia

×

Sempat dilarikan ke RS, Korban Kecelakaan di Limboto Barat Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Kendaraan
Kondisi sepeda motor yang dikendarai korban usail terlibat kecelakaan di Limboto Barat. Foto/Herman

Dulohipa.idKecelakaan Lalu Lintas yang terjadi di jalan Trans Sulawasi, Desa Padengo, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo mengakibatkan pengendara motor meninggal dunia.

Sebelumnya ISM sempat dilarikan di Rumah Sakit (RS) MM Dunda Limboto dan mendapatkan perawatan medis. Namun tak berselang lama setelah kejadian, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Gorontalo, Iptu Irawan Kusomo mengatakan, insiden kecelakaan melibatkan mobil Mitsubishi Mirage DD 1814 XC dan sepeda motor NMAX DM 3691 SB terjadi pada pada Kamis (04/1/2024) kemarin sekitar pukul 10.45 WITA.

Pengemudi mobi diketahui SR, warga Desa Padengo, Kecamatan Limboto Barat. Sementara pengendara motor berinisial ISM (21), warga Desa Bihe Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo.

Baca Juga: Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Limboto Barat

Sebelum terjadi kecelakaan kata IPTU Irawan, mobil awalnya berjalan dari arah Limboto menuju ke arah Tibawa. Ketika melintasi jalan lurus rata beraspal, mobil tersebut merubah arah belok kiri dan akan memasuki halaman rumah.

“Saat merubah arah, dari belakang mobil datang sepeda motor yang dikendarai ISM dan menabrak bagian samping kiri mobil (tepatnya bagian pintu depan kiri mobil),” ujar Iptu Irawan Kusumo.

Kendaraan
Kondisi mobil usai terlibat kecelakaan di Limboto Barat. Foto/Herman

Akibatnya pengendara sepeda motor mengalami luka pada bagian kepala dan dalam kondisi tidak sadar. Korban kecelakaan kemudian langsung dibawa ke RSUD Dunda Limboto, hingga kahirnya dinyatakan meninggal dunia.

Sementara kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah diamankan Satlantas Polres Gorontalo. Polisi juga telah memeriksa pengemudi mobil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Reporter: Herman Abdullah