Dulohupa.id – Sekolah Sepak Bola (SSB) Muara Tirta Kota Gorontalo kembali akan bertanding di tingkat Nasional dalam ajang turnamen yang digelar oleh Forum Sepak Bola Anak Indonesia (FSAI) untuk memperebutkan piala Wali Kota Surakarta U-12 di Solo, Jawa Tengah.
Turnamen tersebut merupakan salah satu event digelar oleh FSAI dan diikuti oleh seluruh tim besar yang ada di Indonesia. Turnamen yang akan memperebutkan piala Wali Kota Surakarta itu akan dilaksanakan pada Tanggal 8-10 September 2023 di Solo, Jawa Tengah.
SSB Muara Tirta merupakan salah satu tim yang hingga saat ini masih terus berkomitmen dan konsisten dalam ajang turnamen nasional dan internasional. Hal tersebut merupakan upaya SSB Muara Tirta dalam mengasah dan melatih skil anak-anak telah mengikuti proses latihan dan pendidikan yang maksimal. Minimnya event-event yang digelar di Provinsi Gorontalo menjadi salah satu alasan SSB Muara Tirta memilih untuk berjuang dan menunjukan eksistensi di luar daerah atau di kanca Nasional.

SSB Muara Tirta sebelumnya telah mengikuti berbagai turnamen Nasional dan terus memperoleh prestasi serta menghasilkan pemain-pemain yang mampu bersaing dan dilirik di kanca Nasional.
Pelatih SSB Muara Tirta, Sukrin Hilipito mengungkapkan bahwa dirinya bersama pihak manajemen telah mempersiapkan timnya untuk kembali road To Solo dalam memperebutkan piala Wali Kota Surakarta tingkat Nasional U12 yang di gelar oleh FSAI.
“Memang kendalanya itu besar terutama dari segi anggaran, tapi karena kemauan anak-anak serta dukungan dari orang tua kita tetap bisa berangkat menuju Solo. Turnamen U12 ini 7 Vs 7 seperti yang sudah pernah kita ikuti dan sudah ada beberapa anak-anak yang pernah ikut,” Ungkap Pelatih SSB Muara Tirta Kota Gorontalo, Sukrin Hilipito, Rabu (06/09/2023).
Lebih lanjut dirinya menegaskan bahwa turnamen yang diikuti akan menjadi jenjang bagi anak-anak dan menjadi sebuah pengalaman bagi mereka untuk terus mengasah skil, mental dan kemampuan dalam kerjasama tim. Dalam turnamen tersebut, SSB Muara Tirta menurunkan 1 tim yang terdiri dari 13 pemain dengan usia 6-12 Tahun serta didampingi oleh 2 orang Oficial bersama manager SSB Muara Tirta.
“Sebenarnya kita mau memberangkatkan 2 tim, tapi karena keterbatasan anggaran, akhirnya kita hanya berangkatkan 1 tim. Setidaknya ini bisa menjadi pengalaman untuk anak-anak disana dan ini bukan semata soal prestasi tapi bagaimana proses perjuangan mereka yang akan menjadi pengalaman terbesar,” Ujar Sukri.
Dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi turnamen tersebut, Sukri mengungkapkan bahwa dirinya terus menggenjot masalah taktikal dan masalah mentalitas anak-anak.
“Yang akan kita lawan ini bukan anak-anak baru kemarin, tapi mereka sudah rutin ikut turnamen dan banyak tim-tim besar. Undangan ini adalah untuk tim-tim terbaik di Indonesia dan alhamdulillah salah satunya kita yang dapat undangan. Setidaknya nanti kita bisa tampil maksimal, disisi lain mereka masih berumur 12 tahun kebawah dan mentalnya belum terlalu terbentuk,” Pungkasnya.
Reporter: Kris











