Dulohupa.id – Mantan ketua DPRD kota Gorontalo, Risman Taha menangis saat digiring polisi usai Kapolda Gorontalo, Irjen Angesta Romano Yoyol menggelar konferensi pers terkait dugaan kasus narkoba, Selasa (23/5/2023).
Sambil menangis, Risman mengaku hanya korban. Namun ia tidak menjelaskan secara rinci kalimat korban yang dimaksudkan tersebut.
“Saya hanya korban pak,” Singkat Risman.
Risman terus menangis saat digiring polisi keluar dari ruang konferensi pers.
Sementara Harson Antu selaku kuasa hukum Risman Taha menjelaskan, kliennya memang diakui sebagai korban. Sebab, Risman hanya ditawarkan Narkoba saat itu oleh tersangka lainnya.
“Dia (Risman) tidak tahu apa-apa. Beliau mengaku tidak tahu apa-apa, itu yang disampaikan kepada kami kemarin. Ia hanya ditawarkan barang, kami tidak tahu kalau barang itu dibeli atau tidak,” Ujar Harson.
Sementara Kapolda Gorontalo, Irjen Angesta Romano Yoyol menjelaskan, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan. Barang bukti yang didapatkan ada tiga paket kecil narkoba.
“Ada tiga barang bukti 3 paket. Hari ini kita akan tetapkan tersangka,” Singkat Kapolda.
Untuk peran ketiga terduga pelaku, kata Kapolda, nanti akan diungkap secara teknis karena masih dikembangkan.
Simak Video Diduga Terlibat Narkoba, Risman Taha Menangis saat Digiring Polisi:
Kapolda Gorontalo juga belum menerangkan secara jelas kronologi penangkapan Risman Taha dan dua terduga pelaku lainnya.
“Bagi kami, siapa yang melakukan pelanggaran kami akan tindak dengan undang-undang yang berlaku,” Tegas Kapolda Gorontalo.
Reporter: Enda











