Dulohupa.id – Usai dikabarkan hilang di Hutan bakau saat mencari siput, seorang warga desa Bulalo, Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Korban atas nama Gune Kajamati (69) merupakan seorang warga Desa Bulalo, Kwandang, Gorontalo Utara. Korban dikabarkan hilang saat mencari siput di hutan bakau yang terletak di desa Alata, Kwandang, Gorontalo Utara sejak Jumat, 03/02/2023.
Setelah hampir 3 hari melakukan pencarian, Tim gabungan Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) berhasil menemukan korban dalam keadaan tak bernyawa pada Minggu, 05/02/2023.
Simak Videonya: Dilaporkan Hilang, Warga Bulalo Ditemukan Tak Bernyawa
Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto mengungkapkan bahwa setelah hampir 3 hari melakukan pencarian, tim gabungan melakukan briefing untuk melakukan pencarian lebih lanjut pada Minggu, 05/02/2023. Pada pukul 07.00 tim SAR melanjutkan pencarian pada radius 800 meter dari titik lokasi terakhir korban diketahui.
Pencarian Korban melibatkan beberapa unsur, diantaranya 7 orang tim SAR pos Kwandang, 5 orang SAR Gorontalo, 5 orang Abk. Kn SAR Samba, 13 orang Polres Gorontalo Utara, 8 orang Shabara Polda Gorontalo, 15 orang Brimob Gorontalo Utara, 10 orang anggota Polair, 5 orang TNI AL, 8 orang Shabara Polres Gorontalo Utara, 6 orang BPBD Gorontalo Utara, Babinsa Desa Alata, 3 orang IEA Gorontalo Utara, serta bantuan masyarakat setempat.
“Dalam pencarian itu, kita bagi menjadi 2 SAR Unit, SRU 1 itu melakukan penyisiran dengan menggunakan Rubber Boat. Sementara untuk SRU 2 itu melaksanakan penyisiran secara manual dengan tipe pencarian ESAR,” Ungkap Kepala Basarnas Gorontalo, Heriyanto.
Hingga pada pukul 16.00, Tim Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tengkurap pada titik koordinat 0°50’45.80″N-122°53’53.28″E, pada jarak 600 meter arah 300° barat laut dari lokasi terakhir korban diketahui. Selanjutnya korban langsung dievakuasi ke rumah korban.
“Pada pukul 16.30 tim SAR gabungan menyerahkan korban ke pihak keluarga. Setelah itu seluruh tim gabungan melakukan debreafing dan evaluasi. Karena korban telah berhasil ditemukan, maka oprasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kami kembalikan ke instansi masing-masing,” Tandas Heriyanto.
Redaksi











