Scroll Untuk Lanjut Membaca
KOTA GORONTALOPEMKOT GORONTALO

Jumlah Penduduk Miskin di Kota Gorontalo Capai 2.900 Orang

×

Jumlah Penduduk Miskin di Kota Gorontalo Capai 2.900 Orang

Sebarkan artikel ini
Gorontalo Miskin
Walikota Gorontalo, Marten Taha saat memberikan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu.Dok: Humas Pemkot

Dulohupa.id – Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Kota Gorontalo mencapai 2900 orang periode tahun 2022.

Jumlah penduduk di Kota Gorontalo tercatat kurang lebih 220.000 Jiwa, tapi tercatat yang masih dalam angka kemiskinan masih ada sekitar 2.900 jiwa atau hanya sebesar 5,9%.

Secara keseluruhan angka kemiskinan di Provinsi Gorontalo adalah sebesar 15,65% dan Kota Gorontalo menjadi yang terendah diantara Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Gorontalo.

“Angka kemiskinan ekstrim hampir tidak terlihat karena hanya 0,1%, Sehingga kami tidak mendapat program tentang penanganan kemiskinan ekstrim. Dengan capaian ini, dapat mengantarkan Gorontalo memperoleh indeks pembangunan manusia (IPM) sebesar 78,22. Target saya hanya 77,41, tapi pada 2022 kita bisa capai lebih dari itu dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Gorontalo,” Ungkap Marten Taha, Kamis (02/02/2023).

Walikota Gorontalo, Marten Taha juga mengungkapkan bahwa masalah kemiskinan ditangani melalui lintas sektor dengan anggaran kurang lebih 114 Milyar  dari jumlah anggaran yang hanya sebesar 1,2 Triliun. Dalam rangka perlindungan sosial akibat dampak pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir, sehinga membuat pihaknya melakukan perlindungan sosial secara masiv.

“Kami juga lakukan pemerdayaan masyarakat dan memberikan bantuan berupa modal kerja kepada UMKM dalam rangka untuk pemulihan ekonomi masyarakat,” Tandasnya.

Disamping itu, upaya yang dilakukan pemerintah Kota Gorontalo adalah dengan menjaga ketahanan pangan yang ada dengan memberdayakan segala potensi yang ada.

Maka pemerintah berupaya dalam menjaga daya beli masyarakat demi terjaganya inflasi daerah. Sehingga dengan terjaganya daya beli masyarakat, maka kemiskinan dapat ditangani dengan baik, IPM dapat meningkatkan dan permasalahan pangan dapat terpenuhi.

Reporter: Kris