Scroll Untuk Lanjut Membaca
banner
HealthKESEHATAN

Waspada Tubuh Cepat Lelah, Ini Penyebabnya!

×

Waspada Tubuh Cepat Lelah, Ini Penyebabnya!

Sebarkan artikel ini
Tubuh Cepat lelah
Ilustrasi Kelelahan (Alodokter)

Merasa lelah setelah seharian beraktivitas atau melakukan pekerjaan yang berat adalah hal yang wajar. Namun, hati-hati, bila kamu sering merasa lelah terus menerus.

Ada berbagai penyebab Anda merasa kelelahan, mulai dari kurang tidur, kurang aktivitas fisik, dan masih banyak lagi. Ada juga penyebab kelelahan karena alasan medis.

Penyebab Anda sering kelelahan

Kelelahan dapat terjadi pada semua orang, mulai dari tingkat ringan, sedang, sampai kelelahan berat. Anda mungkin mengalami kelelahan seperti seolah-olah Anda belum tidur, sehingga Anda tidak bisa mengerjakan tugas Anda dengan baik, atau Anda menjadi tidak produktif di rumah.

Kelelahan bisa terjadi karena berbagai hal, yang terkadang mungkin Anda tidak ketahui apa penyebabnya. Berikut ini merupakan beberapa hal yang mungkin menjadi penyebab dari sering kelelahan:

1. Masalah kesehatan

Ada banyak masalah kesehatan yang dapat membuat Anda merasa lelah. Contohnya saja, seperti anemia, diabetes, masalah tiroid, penyakit celiac, sleep apnea, rematik, alergi, intoleransi makanan, sampai penyakit jantung. Biasanya kelelahan karena kondisi medis ini disertai dengan gejala lainnya. Kondisi lainnya, seperti kehamilan juga dapat menyebabkan kelelahan (terutama di 12 minggu pertama kehamilan), namun ini sangat normal terjadi pada setiap ibu hamil.

Tak hanya masalah medis, kelelahan juga bisa terjadi pada Anda yang mempunyai masalah kelebihan berat badan maupun kekurangan berat badan. Kelebihan berat badan membuat tubuh Anda harus bekerja lebih keras untuk dapat melakukan aktivitas. Sedangkan, pada orang yang kekurangan berat badan, ia memiliki kekuatan otot yang lebih lemah, sehingga bisa lebih cepat merasa kelelahan.

2. Masalah psikologi

Kelelahan juga bisa terjadi karena masalah psikologis. Penyebab ini lebih sering terjadi dibandingkan masalah kesehatan/ fisik. Salah satu masalah psikologis yang bisa menyebabkan kelelahan adalah kecemasan. Kecemasan dapat menyebabkan Anda mengalami insomnia, yang jika terjadi terus-menerus akan mengakibatkan Anda merasa kelelahan yang sering.

Kekhawatiran tentang masalah pekerjaan, keuangan, asmara, atau masalah di kehidupan sehari-hari Anda lainnya dapat membuat Anda menjadi kelelahan. Karena, kekhawatiran ini menyebabkan energi Anda terkuras dan tidur Anda kurang nyenyak. Selain kecemasan, depresi juga dapat membuat Anda merasa lebih lelah.

3. Gaya hidup

Selain karena kedua hal di atas, kelelahan juga bisa disebabkan karena faktor gaya hidup. Ini mungkin tidak seberat masalah kesehatan dan psikologi, namun pada akhirnya gaya hidup Anda dapat memengaruhi kesehatan dan psikologi Anda.

Gaya hidup, seperti sering mengonsumsi minuman beralkohol, merokok, memiliki pola makan yang buruk, dan sering begadang dapat membuat Anda sering merasa kelelahan. Jika Anda sering minum minuman beralkohol, ini dapat membuat Anda depresi dan juga memengaruhi tidur Anda, pada akhirnya dapat menyebabkan Anda merasa kelelahan.

Selain itu, gaya hidup lain yang mungkin sudah biasa Anda lakukan, seperti kurang gerak, kurang minum, kurang mengonsumsi makanan tertentu (seperti makanan kaya zat besi), sering melewatkan sarapan, sering makan junk food, dan kebiasaan buruk lainnya juga dapat menyebabkan Anda mengalami kelelahan.

Penyakit lainnya yang Dapat Menyebabkan Cepat Lelah

1. Anemia

Anemia defisiensi besi adalah kondisi ketika produksi sel darah merah menurun karena kekurangan zat besi. Kondisi ini bisa menyebabkan Anda merasa mudah lelah dan tidak bertenaga.

2. Gagal jantung

Gagal jantung merupakan kondisi ketika jantung tidak dapat memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh. Kondisi ini lama-kelamaan dapat menyebabkan jantung membengkak dan aliran darah menjadi tidak lancar. Penyakit ini sering kali menyebabkan penderitanya mudah lelah, terutama setelah beraktivitas.

Pada kasus yang parah, gagal jantung bahkan bisa membuat penderitanya merasa sangat kelelahan walau hanya melakukan aktivitas fisik ringan, seperti bangun dari tempat tidur atau berjalan di dalam kamar.

3. Sindrom kelelahan kronis

Sindrom kelelahan kronis dikenal juga dengan sebutan myalgic encephalomyelitis (ME). Sindrom ini merupakan penyakit jangka panjang dengan berbagai gejala yang salah satunya adalah kelelahan ekstrem.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak, tetapi paling sering dialami oleh wanita yang berusia sekitar 20–40 tahun. Selain kelelahan, sindrom ini juga dapat menimbulkan berbagai gejala lain, seperti susah tidur, nyeri otot, sakit tenggorokan, hingga jantung berdetak cepat.

4. Sleep apnea

Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang ditandai dengan mendengkur saat tidur dan merasa lelah saat bangun tidur. Penderita sleep apnea memiliki kadar oksigen yang rendah dalam darah karena saluran pernapasannya terhambat ketika tidur.

Selain merasa mudah lelah, penderita sleep apnea juga akan sulit konsentrasi dan sering mengantuk di siang hari.

5. Penyakit tiroid

Berbagai gangguan atau penyakit tiroid, misalnya kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme), kelebihan hormon tiroid (hipertiroidisme), dan kanker tiroid, dapat membuat tubuh penderitanya cepat lelah.

Selain membuat tubuh merasa cepat lelah, penyakit tiroid juga bisa membuat penderitanya mengalami gejala lain, seperti sering cemas, dada berdebar, berat badan cepat berkurang atau bertambah, dan sering keringat dingin.

6. Diabetes

Diabetes merupakan kondisi saat kadar gula di dalam darah terlalu tinggi. Ada 2 tipe penyakit diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Orang yang mengalami diabetes sering kali akan merasa cepat lelah.

Selain itu, rasa lapar dan haus yang terus-menerus, penurunan berat badan, sering buang air kecil, kesemutan atau mati rasa di bagian tubuh tertentu, serta luka yang sulit sembuh juga bisa menjadi gejala diabetes.

7. Gangguan mental

Saat kondisi mental terganggu, misalnya karena depresi dan gangguan kecemasan, Anda akan sering mudah lelah.

Selain mudah lelah, depresi juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti nafsu makan berkurang atau justru makan berlebihan, susah tidur, tidak bersemangat menjalani aktivitas sehari-hari, hingga merasa putus asa. Depresi yang berat bahkan dapat membuat seseorang merasa ingin mengakhiri hidupnya.

Sementara itu, pada gangguan kecemasan atau generalized anxiety disorder (GAD), penderitanya akan menjadi mudah lelah dan tersinggung saat terus-menerus merasa cemas.

8. Demam kelenjar

Demam kelenjar atau glandular fever merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini ditandai dengan kelelahan, sakit tenggorokan, pembengkakan kelenjar getah bening, dan demam. Umumnya, demam kelenjar sering dialami oleh para remaja dan orang dewasa muda.

9. Sindrom kaki gelisah

Sindrom kaki gelisah atau restless legs syndrome adalah kondisi yang membuat penderitanya terus-menerus menggerakkan kaki. Hal ini biasanya terjadi saat duduk atau berbaring. Sindrom kaki gelisah membuat penderitanya sulit tidur nyenyak pada malam hari, sehingga rasa lelah pun tak tertahankan.

10. Penyakit celiac

Penyakit celiac adalah penyakit autoimun yang terjadi akibat konsumsi gluten. Gluten sendiri merupakan protein yang terdapat dalam gandum dan barley atau produk sehari-hari, seperti pasta gigi hingga vitamin dan suplemen.

Sistem kekebalan tubuh penderita penyakit celiac akan memberikan reaksi negatif saat gluten masuk ke dalam tubuh. Reaksi ini menimbulkan kerusakan dinding usus kecil yang akhirnya menghambat penyerapan nutrisi dan zat gizi secara keseluruhan.

Gejala penyakit celiac meliputi kelelahan, diare, anemia, hingga penurunan berat badan.

Selain berbagai penyakit di atas, masih banyak kondisi atau penyakit yang dapat menyebabkan tubuh seseorang menjadi mudah lelah, misalnya malnutrisi, kanker, HIV/AIDS, dan lupus.

Sumber:

https://hellosehat.com/sehat/gejala-umum/sering-kelelahan-mungkin-ini-alasannya/

https://www.alodokter.com/sekedar-lelah-atau-sedang-sakit