Scroll Untuk Lanjut Membaca
GORONTALOKESEHATAN

BBPOM Gorontalo Gelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu

×

BBPOM Gorontalo Gelar Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu

Sebarkan artikel ini
BBPOM Gorontalo
Sosialisasi pencegahan penyalahgunaan obat-obat tertentu kepada masyarakat yang digelar BBPOM Gorontalo. Foto/Dulohupa

Dulohupa.id – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Gorontalo melaksanakan kegiatan Aksi Nasional Pencegahan Penyalahgunaan Obat-Obat Tertentu (OOT) yang berlangsung di Kantor Kelurahan Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo pada Kamis (07/05/2026).

Kegiatan ini berkerja sama dengan pihak BNNP Gorontalo, serta dihadiri dari unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, Saka POM, Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia, pemerintah kelurahan dan masyarakat.

Usai kegiatan, melalui Kepala BBPOM di Gorontalo, Lintang Purba Jaya menerangkan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk memberantas dan mencegah penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang disalahgunakan.

“Jadi hari ini kita bersama BNN Provinsi Gorontalo melakukan inovasi yaitu melalui program desa solid di Kelurahan Leato Utara bersama dengan kader anti penyalahgunaan OOT dan juga dari apoteker,” ujar Lintang.

“Jadi tujuan untuk memberantas dan mencegah penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang disalah gunakan, yang terdiri dari Tramadol, Triheksifenidil, Dekstrometorfan dan juga Ketamine yang sering disalah gunakan di masyarakat,” lanjutnya.

Dijelaskan, bahwa obat-obat tertentu ini memang harus melalui resep dokter jika masyarakat akan membelinya.

“Jadi obat-obat tertentu ini adalah obat yang wajib menggunakan resep dokter, jadi tidak boleh diserahkan tanpa menggunakan resep dokter. Sekali lagi itu tanggung jawab dari apotik yang bekerja menyerahkan obat itu,” ucapnya.

Namun kata Lintang, yang harus diwaspadai juga yaitu obat-obat tertentu yang bisa di jual secara online yang mudah didapatkan. Meski begitu Lintang memastikan bahwa obat-obat tertentu ini yang dijual lewat online shop adalah palsu.

“Untuk pencegahan yang dilakukan adalah selalu harus menggunakan resep dokter dan kedua tidak membeli obat keras ataupun obat yang disalahgunakan melalui media online,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Gorontalo, Brigjen Pol Sri Bardiyati saat diwawancarai mengungkapkan bahwa sinergi antara BNN dan BPOM telah sering dilakukan, terlebih kali ini dilakukan di satu kelurahan.

“Ini adalah sinergi yang luar biasa, karena antara BPOM dan BNN masuk di satu desa atau kelurahan untuk sama-sama melakukan pencegahan terhadap obat-obat tertentu dan narkoba,” terangnya.

Pihak kelurahan pun berkomitmen untuk bersama-sama dengan BPOM dan BNN dalam pencegahan penyalahgunaan obat-obatan tertentu ini.

“Kami dikelurahan Leato Utara mendukung penuh dan berkomitmen untuk mewujudkan Leato Utara ini sebagai Kelurahan bersinar dan solid,” tutup Lurah Leato Utara, Fadly E. Hasan.

Reporter Yayan