Dulohupa.id – Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo, Hendra S Hemeto mengapresiasi warga membuat Tolangga raksasa dalam menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan bundaran Isimu, Kecamatan Tibawa, Sabtu (8/10/2022).
“Ini sudah kali ketiga saya lakukan. Tentunya kami mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan. Sebab hal seperti inilah yang kami harapkan dalam menjalankan roda pemerintahan,” ujar Hendra Hemeto.
Dalam perayaan seperti ini, kata Wabup Hendra, hal paling mendasar yang harus diambil contoh adalah bagaimana sifat baik Nabi Muhammad SAW itu dipraktikkan kepada diri sendiri.
“Kalau sifat itu berada dalam diri kita maka insyaallah kita mampu menjaga daerah ini bisa kita jaga bersama-sama,” kata Hendra Hemeto.
Wabup Hendra pun berharap kegiatan-kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti sampai disini. Melainkan ini akan terus dilakukan. Budaya seperti ini harus dilestarikan.
“Kita lihat bersama, masyarakat gembira. Maka hal seperti ini, budaya seperti ini yang terus dilestarikan,” terang Wabup Hendra S Hemeto.
Sementara Arpan Entengo, selaku Ketua panitia penyelenggara kegiatan menerangkan bahwa, kegiatan ini bisa terjadi karena atas dukungan masyarakat.
“Hanya dengan tiga hari teman-teman mengumpul dana dari masyarakat. Ini murni swadaya masyarakat,” kata Arpan Entengo.
Arpan Entengo mengatakan mereka melakukan pembenahan sampai indah seperti itu di seputaran tugu, kata dia membutuhkan waktu sebulan.
“Persiapannya satu bulan. Mulai dari pengecetan sampai tinggal seminggu terakhir itu baru mulai dihiasi. Kalau total dana itu diperkirakan sampai Rp 15 juta,” tandas Arpan Entengo.

Seperti diketahui, Tradisi Walima dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad dibuat meriah oleh warga di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo dengan menampilkan Tolangga Raksasa.
Tolangga setinggi 7 meter dan lebar 3 meter itu dibuat di tugu tani yang berada di kawasan Bundaran Isimu.
Tolangga berbentuk kubah masjid tersebut dihiasi berbagai jenis makanan mulai aneka kue kering khas Gorontalo, serta bermacam snack ringan.
Reporter: Herman Abdullah











