Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Aliran Air PDAM Kabupaten Gorontalo Mati Total, Berikut Wilayah yang Terdampak

×

Aliran Air PDAM Kabupaten Gorontalo Mati Total, Berikut Wilayah yang Terdampak

Sebarkan artikel ini
THR Karyawan
Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) Tirta Limutu Kabupaten Gorontalo. (Dok: Dulohupa)

Dulohupa.id – Aliran air PDAM dilaporkan mati total yang membuat distribusi air ke pelanggan terganggu di sejumlah wilayah di Kabupaten Gorontalo, Senin (29/8/2022).

Kepala Bagian Pelayanan Perusahaan Air Minum Daerah (Perumda) Tirta Limutu Kabupaten Gorontalo, Manto Rahmola mengungkapkan, aliran air putus disebabkan pipa transmisi yang jebol di penyebrangan sungai Bionga. Pipa air mengalami kerusakan karena meluapnya sungai Bionga akibat curah hujan yang tinggi.

“Kami baru mendapatkan laporan bahwa ada instalasi pengolahan air di Bionga tidak berfungsi dengan baik. Kemungkinan ada pipa rusak di sungai Bionga,” ucap Manto kepada Dulohupa.

Dirinya juga menambahkan, instalasi pengolahan air juga terganggu dengan adanya tingkat kekeruhan air baku, sehingga kebutuhan air bersih tidak begitu maksimal.

“Pengaliran air terganggu akibat proses produksi yang kurang maksimal dari instalasi,” tutur Manto.

Pengaliran air yang terputus menyebabkan sejumlah wilayah terdampak yakni Kecamatan Limboto, Limboto Barat dan Kecamatan Telaga sebagian.

“Kemungkinan distribusi air ke pelanggan yang terdampak akan terhenti dua sampai tiga hari kedepan,” ungkap Manto.

Masyarakat atau pelanggan PDAM diminta agar dapat menampung serta menghemat penggunaan air sesuai kebutuhan saat masih normal.

“Hanya pelanggan yang di tiga wilayah kecamatan itu yang terdampak, tapi Telaga hanya sebagian saja. Namun kami juga mengimbau kepada pelanggan lainnya yang tidak terdampak, tetap menampung air untuk mengantisipasinya,” pinta Manto.

Enda/Dulohupa