Dulohupa.id – Setelah menjalani pernikahan selama 10 bulan, seorang wanita berinisial NA asal Kotabaru, Jambi mengaku sok karena ditipu oleh suaminya yang ternyata seorang perempuan bernama Erayani, warga Lahat, Sumatera Selatan.
Awalnya pelaku mengaku bernama Ahnaf Arrafif sekaligus mengaku sebagai seorang dokter spesialis bedah syaraf tamatan New York, Amerika Serikat.
Kasus ini pun viral dan ramai di media sosial. NA yang menjadi korban angkat bicara melalui akun twitter @fashionkustyle. Ia mengungkapkan kronologi dirinya bisa tertipu oleh pelaku.

NA mengenal pelaku melalui aplikasi kencan online dan mengaku sebagai laki-laki karena suaranya mirip pria pada umumnya. Setelah dua minggu kenal, pelaku mendatangi rumah korban untuk melamar.
Namun acara lamaran tersebut gagal dengan alasan pelaku mengaku ibunya meninggal dunia karena Covid-19. Akhirnya keduanya memutuskan menikah siri.
Dalam momen tersebut, tak ada keluarga dari pelaku yang ikut mendampingi. Keluarga pelaku hanya hadir dengan melakukan video panggilan. Korban tak curiga jika pelaku tersebut seorang wanita.
“Saya kenal dengan pelaku pada Bulan Mei 2021 dan menikah sirih pada Juli 2021 karena alasannya orangtuanya meninggal,” tutur NA.


Selama menjalani hubungan, NA mengaku pernah dikurung di rumah pelaku selama 4 bulan. Korban dijauhkan pelaku dari keluarga dan tak diperbolehkan bertemu dengan teman atau lingkungan sekitar pelaku.
Sementara saat berhubungan intim, mata korban ditutup dengan kain dan lampu dimatikan, sehingga tidak melihat tubuh pelaku. Bahkan setiap keluar dari kamar mandi, pelaku selalu memakai pakaian lengkap.
“Ia melakukannya (Berhubungan) pakai jari, maaf ini harus diungkap,” tuturnya.
Korban juga mengungkapkan pelaku menipu uang dari dirinya dan keluarga. Pelaku berdalih uang tersebut untuk kesembuhan ayah korban. Total kerugian yang dialami korban pun mencapai sekitar Rp300 juta.
Beberapa bulan setelah menikah, kecurigaan NA dan keluarga korban kepada pelaku mulai terlihat. Ibu korban merasa curiga dengan gerak gerik sang menantu. Ia pun akhirnya membongkar kedok pelaku dengan meminta membuka bajunya, dan tak menyangka ternyata suami dari anaknya itu adalah perempuan.
Dalam kasus ini, keluarga pelaku juga diduga bekerjasama menipu korban. Kasus ini telah ditangani oleh pihak kepolisian setempat.





