Dulohupa.id-Wali Kota Gorontalo, Marten Taha membuka kegiatan pelatihan dasar (latsar) CPNS formasi tahun 2019, di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo tahun 2021 Gedung Bele Lo Yiladia, Rabu (19/5).
Dalam kesempatan itu ia mengungkapkan, memang calon pegawai negeri sipil wajib menjalani masa percobaan, yang dilaksanakan melalui proses pelatihan terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan. Selain itu, perlu mengikuti pelatihan karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.
“Dalam sebuah penyelenggaraan pelatihan inovatif dan terintegrasi harus di perlukan, yaitu penyelenggaraan pelatihan yang memadukan antara, pembelajaran klasikal di tempat pelatihan dan nonklasikal di tempat kerja masing – masing, sehingga para calon pegawai negeri sipil mampu menginternalisasi, menerapkan, mengaktualisasikan, dan membuatnya menjadi kebiasaan serta merasakan manfaatnya, karena akan terpatri dalam dirinya sebagai karakter aparatur yang profesional sesuai bidang tugas,” ujar Marten
Kata Marten, pelatihan dasar ini berguna untuk membentuk sikap, perilaku dan etika aparatur sesuai norma acuan standar aparatur pemerintah.
“Keberhasilan privatisasi pembinaan sumber daya aparatur saat ini didasarkan pada perpaduan antara sistem prestasi kerja dan sistem karir yang menitikberatkan pada sistem prestasi kerja,” kata Marten
Karena itu, pihaknya meminta semua calon pegawai negeri sipil, dapat mengikuti pelatihan dasar ini dengan sungguh-sungguh, agar berguna bagi masyarakat khususnya di lingkungan Kota Gorontalo.
“Perlu diingat pelatihan dasar ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan sosok aparatur yang berbudi pekerti luhur, berdaya guna, berhasil guna secara profesional dan sadar akan tanggung jawab sebagai unsur aparatur negara yang bekerja untuk kepentingan masyarakat,” pinta Marten.
Marten menegaskan seluruh calon peserta pelatihan dasar ini, dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik baiknya, mengikuti prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara, agar dapat memperoleh hasil yang diharapkan.
“Jangan jadikan pelatihan dasar ini sebagai beban saudara, pada dasarnya kegiatan ini bertujuan untuk membentuk mental aparatur yang mampu berperan sebagai pembaharu dan mampu melahirkan ide-ide dan gagasan yang cemerlang,” tegas Marten.
Reporter: Yusuf Konoli











