Scroll Untuk Lanjut Membaca
AdvertorialPEMKOT GORONTALO

Marten Taha Dorong Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Melalui E-Monep

×

Marten Taha Dorong Percepatan Pelaksanaan Pembangunan Melalui E-Monep

Sebarkan artikel ini

Dulohupa.id- Wali Kota Gorontalo, Marten Tahap mengungkapkan bahwa penggunaan aplikasi elektronik monitoring evaluasi pengendalian dan pelaporan pembangunan (E-monep) New Generation di Kota Gorontalo, dapat mempercepat pelaksanaan program kegiatan oleh setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

“Tujuan penerapan E-Monep di Kota Gorontalo tentunya memiliki harapan yang tinggi, agar proses jalanya pembangunan dari prsoses pengadaan, Hingga pelaporan kegiatan dapat dilaksanakan secara tepat waktu, terukur sesuai mekanisme berdasarkan ketentuan yang berlaku,” ungkap Marten di Hotel Aston, Rabu (3/3).

Marten pun menceritakan, bahwa di tahun 2021, Kota Gorontalo mendapat dana Rp 1,3 triliun untuk pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pusat kuliner, kalimadu, rekonstruksi jalan Nani wartabone, revitalisasi, kawasan perdagangan, optimalisasi sistem penyediaan air minum (SPAM), dan pembebasan lahan untuk pembangunan kota baru.

“APBD kota Gorontalo tahun 2021 ini, sebesar Rp 1,3 triliun, jadi uang sebesar itu adalah anggaran yang ada di dalam APBD yang kita kelola, untuk menyelenggarakan pemerintahan, melaksanakan pembangunan dan memberikan pelayanan masyarakat. Di dalam APBD itu termasuk dana PEN kurang lebih Rp 281 miliar, dan dana alokasi khusus (DAK) kurang lebih 49 miliar,” terang Marten.

Oleh karena itu, penggunaan E-Monev menurutnya menjadi komitmen bersama pemerintah daerah untuk mewujudkan pelayanan publik dengan berdasar pada azas-azas pemerintahan yang baik, kepastian hukum, tertib penyelenggaraan negara, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, akuntabilitas, Efisiensi, efektifitas, dan transparan.

“Itu dapat kita capai, apabila tata kelolaan juga baik, sesuai dengan sistem yang diciptakan. Mudah-mudahan di SIPD ini adalah sistem terakhir didalam sistem informasi penyelenggaraan pemerintahan yang mampu memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik,” tutup Marten. (Adv/PemkotGTLO)

Reporter: Yusuf Konoli