Dulohupa.id- Matahari baru saja terbit ketika Fathia, ibu dua anak itu mulai menyemai bibit-bibit bunga. Fathia yang kehilangan pekerjaaanya sebagai pegawai di salah satu toko pakaian itu, memang memilih untuk berjualan bunga untuk mencukupi kebutuhannya. Namun siapa sangka, justru dari bisnis barunya itu, ia mampu meraup untung.
Fathia, warga Kabupaten Gorontalo itu memang sudah sejak dulu menyukai bunga. Di rumahnya, ia memiliki banyak koleksi bunga.”Sehingga ketika tren bunga muncul, saya pikir, wah ini kesempatan saya,” katanya kepada Dulohupa.id, Kamis (31/12).
Awalnya kata Fathia, ia iseng saja memosting bunga-bunga yang ia punya di rumah. Tetapi semakin sering, teman-temannya banyak yang semakin antusisas mengomentari postingan bunganya. Beberapa bahkan mulai menawarkan harga yang cukup untuk membeli.
“Ya karena sudah mulai ditawar, saya pikir menarik ini. Apalagi bunga-bunga ini sebetulnya bisa diperbanyak. Saya ahlinya kalau soal itu,”
Dengan berbekal kemampuannya merawat bunga, Fathia pun mulai mencangkok dan melakukan metode stek di setiap bunga yang ia punya. Beberapa ada yang berhasil, beberapa tidak. Setelah kemudian yakin bunga tersebut tumbuh, ia pun berani menjual bunga yang sama kepada teman-temannya ataupun orang lain.
“Jadi saya stek, saya memang pernah belajar soal men-stek batang bunga. Nah kalau saya pikir ini tidak akan mati, kemudian bunga sejenis saya jual,” curhat Fathia.
Fathia mengaku, menjual bunga-bunga tersebut melalui platform digital. Ia pun demikian, mendapatkan bibit-bibit bunga baru dari aplikasi jual beli online.
“Untuk memperbanyak koleksi tanaman saya, ya itu beli bibit online ataupun batang yang bisa diperbanyak di sini. Kalau sudah besar saya jual,” katanya.
Menyoal keuntungan, Fathia memang tidak merinci. Tapi kata dia, keuntungannya setelah berjualan bunga tidak main-main. Bahkan sudah mampu membelikan anaknya handpohone untuk belajar daring.
“Padahal ya saya pikir ketika dipecat dari pekerjaan itu, aduh saya pikir akan susah sekali ini. Tapi ya tuhan tahu hamanya kesulitan. Jadinya diberikan rezeki yang cuku,” tutup Fathia.











