Dulohupa.id- Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyatakan tidak akan melakukan penutupan perbatasan wilayah tersebut jelang perayaan pergantian tahun baru 2021. Hal tersebut karena secara geografis, wilayah Kabupaten Gorontalo berada di tengah wilayah kabupaten lainnya.
Makanya, Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo secara tegas menyatakan, “tidak ada pembatasan arus jalan, maka pembatasannya hanya tempat-tempat yang tertentu saja, sehingga kami tidak mengadakan pembatasan secara total (penutupan perbatasan),” katanya usai rapat Forkopimda berlangsung di Ruang Upango, Kantor Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo, Senin (28/12).
Hanya saja kata Nelson, untuk mengurai potensi kerumunan yang bisa saja terjadi pada hari perayaan tahun baru, maka ia akan meminta aparat keamanan, untuk membatasi tempat-tempat keramaian. Sebut saja Telaga Park, Taman Budaya Limboto dan Tower Pakaya, Perlimaan isimu, dan tempat rekreasi lainnya.
Memasimalkan hal tersebut, Nelson mengungkapkan akan segera mambentuk tim terpadu. Tim ini nantinya akan berjaga di titik-titik rawan kerumuanan. Selain itu, tim tersebut juga akan siap terjun ke berbagai titik yang terjadi kerumunan.
“Untuk titik itu pasti tidak menetap, karena bila ada keramaian pasti tim akan turun langsung untuk tegas membubarkan,” tegasnya.
Saat ini kata Nelson, pihaknya juga sedang menunggu surat edaran dari pemerintah pusat. Apakah perlu untuk melakukan pembatasan jam malam, serta bagaimana teknisnya.
“Kami masih menunggu edaran dari pusat. Apakah sampai jam 9 malam atau bagaimana untuk pembatasan waktu, dan yang jelas bila ada kerumunan pasti akan dibubarkan,” pungkasnya.
*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Fandiyanto Pou











