Scroll Untuk Lanjut Membaca
INFO COVID-19

Pilkada di Pohuwato Tidak Timbulkan Klaster Baru COVID-19?

×

Pilkada di Pohuwato Tidak Timbulkan Klaster Baru COVID-19?

Sebarkan artikel ini
FOTO:Zulkifli Mangkau/dulohupa.id

Dulohupa.id- Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Pohuwato, Ramon Abdjul mengungkapkan, bahwa setelah pelaksanaan pilkada Kabupaten Pohuwato 9 Desember kemari hingga saat ini, pihaknya belum menerima laporan kasus baru COVID-19. Artinya kata dia, pelaksanaan pilkada di Pohuwato tidak timbulkan klaster baru COVID-19.

Wajar saja kata Ramon, hal itu karena pelaksanaan pilkada sudah menerapkan protokol kesehatan (protkes) yang ketat di setiap lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Iya, pelaksanaan pilkada kemarin terkendali dan tidak ketambahan atau klaster baru setelah Pilkada kemarin, karena dilaksanakan secara keseluruhan dengan mengutamakan protokol kesehatan yang ketat,” katanya.

Lebih lanjut kata Ramon, tidak adanya klaster baru itu karena pada hari pencoblosan, tidak ada hal-hal yang menimbulkan penyebaran COVID-19, karena setiap TPS menjalankan protkes yang ketat.

Dulohupa.id sendiri sebetulnya pada hari pencoblosan melakukan pantauan lapangan di sejumlah TPS. Dari pantauan tersebut, Dulohupa.id menemukan adanya kerumunan di beberapa TPS. Bahkan, ada oknum KPPS yang bertugas, tidak taat protkes, seperti tidak memakai masker dan face shield atau pelindung wajah. Liputan terkait pemantauan itu telah dipublikasi dengan judul “Terjadi Kerumunan di TPS di Pohuwato, KPPS Lengah?“.

Pihak Bawaslu Pohuwato juga membenarkan terjadinya kerumunan di setiap TPS pada hari pencoblosan kemarin (9/12).

“Pada saat hari pemungutan memang ada kerumunan di lokasi TPS,” ujar Zubair S. Mooduto, Ketua Bawaslu Pohuwato, Senin (13/12).

hanya saja, lanjut Zubair, pihaknya ketika mendapati ada kerumunan di beberapa TPS, langsung melakukan koordinasi dengan pihak KPPS, PPS, dan aparat. Koordinasi itu katanya untuk melakukan penertiban pada masyarakat yang berkerumunan tersebut.

“Dan alhamdulillah kerumunan itu bisa di cegah oleh aparat kepolisian,” katanya.

Pihak Bawaslu juga menegaskan, sampai dengan saat ini tidak ada laporan yang masuk mengenai pelanggaran protkes selama pilkada, sampai menimbulkan kluster baru di pilkada.

“Untuk kluster pilkada sampai dengan hari ini belum ada,” tutup Zubair.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Reporter: Zulkifli Mangkau