Dulohupa.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato, belum menetapkan siapa pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pohuwato 2020. Sebab, rekapitulasi suara masih berlangsung. Hanya saja, masih terjadi perdebatan dan polemik tentang siapa pasangan calon (paslon) yang meraih suara tertinggi.
Seperti kata Ketua Pemuda Sinergi Demokrasi Pohuwato, Janwar Hippy. Ia mengakui, bahwa meski puncak Pilkada telah selesai, namun demam Pilkada di tengah masyarakat Kabupaten Pohuwato masih terasa. Banyak kata dia perdebatan yang muncul di masing-masing pendukung saat ini.
“Tak hanya terjadi di ruang publik berupa warung kopi, di media sosial pun belakangan juga terlihat ada kubu yang menerima hasil perhitungan cepat, dan ada kubu yang menolak dengan dalih terjadi kecurangan, serta saling sindir mewarnai aktivitas medsos para pendukung itu sampai sekarang ini,” ujar Janwar, Sabtu (12/12).
Sehingga melihat perbedaan itu, kepada masyarakat ia mengungkapkan, bahwa sebetulnya proses Pilkada Pohuwato telah selesai pada 9 Desember kemarin, dan sekarang sudah saatnya untuk menjalankan kehidupan sebagaimana biasanya.
Iapun menuturkan, untuk menghindari perbedaan dan perpecahan di kalangan masyarakat, ia meminta untuk menunggu hasil akhir dari rekapitulasi KPU.
“Kami berharap semua lapisan masyarakat tetap menghargai proses yang sedang berjalan, hingga KPU sebagai penyelenggara menetapkan keputusan akhir berdasarkan panduan konstitusi,” katanya lagi.
Bukan hanya para pendukung, ia juga menyampaikan agar seluruh pasangan calon saling berkawan kembali, agar bisa memberikan edukasi dan literasi politik yang baik ke masyarakat.
“Kalah dan menang adalah hasil yang harus diterima. para calon bisa memperlihatkan kedewasaan dengan cara menerima semua hasil dari pesta demokrasi ini, juga bisa memberi edukasi kepada semua pendukungnya”.
Ia juga menambahkan, “Untuk membangun Pohuwato yang lebih baik lagi ke depan, kita semua harus kembali bergandengan tangan, berkolaborasi untuk membangun Kabupaten Pohuwato menjadi lebih maju lagi,” tutup Janwar.
Reporter: Zulkifli Mangkau











