Dulohupa.Id – Meski lebaran Idul Fitri masih dua pekan lagi, warga yang akan mudik melalui jalur laut di pelabuhan penyeberangan Gorontalo mulai meningkat.
Peningkatan pemudik di pelabuhan Gorontalo sudah terjadi sejak satu pekan lalu di bulan ramadan.
Dari pantauan Dulohupa, warga terlihat mengantri di loket tiket kapal di pelabuhan untuk mudik lebih awal pada Kamis sore (21/4/22).
Salah satu warga, Sufandri Usman mengatakan, warga memilih mudik lebih awal karena untuk menghindari kepadatan penumpang di kapal.
“Saya pikir mudik lebih awal ini kan belum berlebihan masyarakat yang mudik, karena ditakutkan juga ketika akan pulang di akhir-akhir ramadhan, itu akan mepet dan memakan banyak waktu mengurus adminsitrasi, apalagi ada yang belum divaksin,” tutur Sufandri.
Sementara kepala Pelabuhan Penyeberangan Gorontalo, Mujadi Marto Sukadi menjelaskan, penumpang yang mudik lebih awal sebagian besar adalah pedagang asal Luwuk.
“Kalau warga yang memilih mudik lebih awal adalah pedagang-pedagang. Biasanya kalau sudah waktunya mudik, banyak pegawai atau mahasiswa yang mudik asal Luwuk Sulawesi Tengah,” katanya.
Pihak pelabuhan Gorontalo juga memastikan akan menambah armada kapal pada h minus tujuh lebaran untuk mengantisipasi terjadi lonjakan pemudik.
“Untuk kapal sendiri sementara ini baru satu kapal yaitu KMP Moinit tujuan Gorontalo – Pagimana yang kita jadwalkan setiap Senin dan Kamis. Sebenarnya kapal ada dua cuman yang satu masih bermasalah,” ungkap Mujadi.
Lonjakan pemudik di pelabuhan Gorontalo diprediksi akan terjadi pada 25 April mendatang karena sudah memasuki cuti bersama.
(SDM/Dulohupa)











