Dulohupa.id-Ketatnya persaingan usaha serta semakin luas jangkauan pemasaran mengharuskan pelaku usaha mulai meninggalkan cara konvensional dalam usaha. Karena itu, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha meminta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar lebih melek teknologi informasi.
Hal ini disampaikan Marten saat membuka Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di Aston Hotel, Kamis (3/6). Pelatihan yang ditujukan kepada pelaku UMKM ini bertujuan memberikan pembekalan dan pelatihan untuk berwirausaha digital.
“Dalam persaingan saat ini, pelaku UMKM harus mampu menguasai teknologi informasi baik dalam sisi akses permodalan, akses pemasaran dan skill usaha,” katanya.
Ia menjelaskan, Kota Gorontalo adalah kota yang digerakkan dari sektor jasa dan perdagangan. Berkembangnya pelaku usaha secara otomatis menaikan pertumbuhan Kota Gorontalo itu sendiri.
“Saat ini pelaku UMKM di Gorontalo mengalami peningkatan menjadi sekitar 13 ribu, selanjutnya kami targetkan menjadi 22 Ribu,” tuturnya.
Akan tetapi, ia berharap berkembangnya UMKM di Gorontalo dibarengi dengan SDM melek digital.
“Karena itu kami berterima kepada Kementerian Kominfo yang memilih Gorontalo untuk pelaksanaan DEA, ini sangat membantu program pemerintah Kota Gorontalo yaitu menaikan kelas pelaku usaha,” tandasnya.
Reporter: Yunita Husuna











