Untuk Indonesia

Wagub Gorontalo Ikuti Rapat Monev Vaksinasi COVID-19, Begini Hasilnya

Dulohupa.id- Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idris Rahim mengikuti rapat koordinasi monitoring dan evaluasi (monev) vaksinasi COVID-19 yang digelar oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) secara virtual di ruangan Huyula Gubernuran Gorontalo, Senin (15/2).

Idris Rahim mengungkapkan, dalam rapat tersebut Menkes Budi Gunadi Sadikin yang meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk melakukan percepatan dan terobosan untuk vaksinasi 1,46 juta tenaga kesehatan yang tersebar di 34 provinsi. Berdasarkan data Kemenkes hingga 14 Februari 2021, tenaga kesehatan yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua sebanyak 425.715 orang.

“Menkes menetapkan vaksinasi bagi tenaga kesehatan akan berakhir pada 21 Februari 2021. Waktunya sisa sepekan, oleh karena itu Menkes meminta setiap hari termasuk sabtu dan minggu dilakukan vaksinasi bagi tenaga kesehatan,” kata Idris.

Sementara itu berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, vaksinasi dosis kedua bagi tenaga kesehatan di Gorontalo cakupannya sebesar 24,47 persen. Hasil tersebut diperoleh dari tiga daerah yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua yaitu Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Bone Bolango. Sedangkan untuk tiga daerah lainnya yakni Kabupaten Gorontalo Utara, Boalemo dan Pohuwato, masih melakukan vaksinasi dosis pertama.

Lebih lanjut Idris mengungkapkan, kegiatan vaksinasi tahap kedua akan dilanjutkan bagi petugas publik yang akan dilaksanakan bersamaan dengan warga lanjut usia (lansia). Kemenkes menargetkan vaksinasi pejabat publik sebanyak 16,9 juta orang dan lansia sebanyak 21,5 juta. Berdasarkan penjelasan Menkes, kata Idris, warga yang berusia di atas 60 tahun bisa divaksinasi sesuai rekomendasi BPOM dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

“Menkes berharap pemerintah daerah dapat menyosialisasikan rekomendasi tersebut sehingga dapat mendorong partisipasi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi COVID-19,” pungkas Idris. **

Comments are closed.