Scroll Untuk Lanjut Membaca
HEADLINEPERISTIWA

Tukang Sensor Lalai, Pohon Dirobohkan Timpa Warga di Pohuwato hingga Meninggal

×

Tukang Sensor Lalai, Pohon Dirobohkan Timpa Warga di Pohuwato hingga Meninggal

Sebarkan artikel ini
Warga Tertimpa Pohon
Salah satu warga Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat, Pohuwato saat tertimpa pohon/ist

Dulohupa.id – Tukang sensor berinsial UK diduga lalai saat menebang pohon kayu jawa (Lannea Coromandelica) mengakibatkan salah satu warga Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo meninggal dunia tertimpa pohon.

Melihat kejadian itu, istri dan salah satu anak korban histeris ditempat kejadian ketika melihat suaminya tertimpa pohon.

UK menceritakan awalnya korban yang akrab disapa Pali Koni sebelum kejadian memang sempat berbincang dengan tukang sensor tersebut. Namun setelah beberapa saat dan tukang sensor mulai melakukan penebangan dibeberapa pohon, dan tidak melihat bahwa korban ada disekitar lokasi pohon yang akan dirobohkan.

“Setelah roboh satu pohon, saat pohon kedua mau tebang, saya tidak melihat ke sebelah karena untuk menoleh setengah mati. Nanti mau roboh saya melihat ada paitua (korban) berdiri disitu (satu arah dengan pohon roboh),” jelas tukang sensor UK, ditemui usai kejadian, Kamis (13/4/2023).

UK juga mengaku korban itu tertimpa oleh ranting pohon dan mengakibatkan ada luka dibagian kepala. Saat itu juga langsung dibawah ke Puskesmas Paguat.

“Awalnya itu bukan lokasi pekerjaan saya, namun bos saya pak Jon menelpon diarahkan kesitu, maka saya tebang pohon itu. Pohon itu juga milik korban dan saya juga diminta untuk secepatnya menebang pohon itu,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan pohon kayu jawa itu dibeli dan dirinya sebagai tukang sensor atau penebang pohon. Kemudian pohon yang sudah ditebang dan dipotong-potong akan dijual kembali

“Saya hanya bekerja, dan di lokasi itu ada dua tukang sensor tapi tadi ini tidak ada, jadi saya diarahkan bos saya ke tempat itu,” tandasnya

Saat ini korban telah dibawa dirumah duka di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Keluarga korban tidak keberatan dan semua biaya akan ditanggung pemilik usaha.

Reporter: Hendrik Gani