Untuk Indonesia

Tolak Vaksinasi COVID-19, Pedagang Limboto: Tamba-Tamba Urusan

"Cukup patuhi protokol kesehatan saja kami (pedagang) di sini, tidak usah tambah - tambah urusan," ungkap Tudi.

Dulohupa.id- Sejumlah pedagang di pasar Shopping Centre Limboto menolak vaksinasi COVID-19. Alasannya, selain karena menganggap vaksinasi COVID-19 berbahaya, juga karena sejauh ini mereka pun belum tahu apa efek samping dari vaksin tersebut.

“Torang takut (kami takut) untuk di vaksin, apalagi tambah dengan beredarnya kabar di mana vaksin sangat menakutkan,” ungkap salah satu pedagang ikan, Tudi Tolingguhu kepada Dulohupa.id, Senin (22/02) pagi.

Sesuai namanya, Shopping Centre Limboto menjadi salah satu pusat perbelanjaan di Kabupaten Gorontalo. Tidak heran, di pasar ini terjadi kerumunan. Meski begitu, para pedagang di pasar ini, menganggap telah menjalankan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Cukup patuhi protokol kesehatan saja kami (pedagang) di sini, tidak usah tambah-tambah urusan,” ungkap Tudi.

Baca Juga:  Dewan Adat Kabupaten Gorontalo Dukung Vaksinasi COVID-19, Begini Alasannya

Kekhawatiran juga turut diungkapkan oleh Jenap Hanapi, seorang pedagang rempah-rempah di pasar tersebut. Kepada Dulohupa.id ia mengaku, bahwa tidak mau divaksinasi karena memang memiliki penyakit bawaan, yang tidak sesuai persyaratan vaksinasi COVID-19.

Suasana Shopping Centre Limboto/FOTO: Fandiyanto Pou

“Kalau menurut saya vaksin memang bagus, itu juga berguna untuk mencegah virus. Tapi kalau saya pribadi mungkin so tidak bisa, karena ada penyakit bawaan,” tutup Jenap.

Penolakan ini pun menurut Jenap, karena kurangnya sosialisasi pemerintah terhadap masyarakat. Tidak ada kata dia yang menjelaskan secara gamblang, apa saja efek samping dari vaksin ini. Hanya da testimoni pejabat, namun secara ilmu kedokteran, tidak ada.

Comments are closed.