Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Tinggalkan Keluarga demi Rawat Pasien COVID-19

DULOHUPA.id-  Suara azan Shubuh menggema, membelah keheningan. Pagi itu, Rabu (28/10) angin semilir pagi bertiup lembut, membikin tubuh gemetar kedinginan. Namun, Selvi, begitulah ia dipanggil, sibuk menyiapkan diri. Seperti biasa, sebelum berangkat kerja, ia menyempatkan diri salat bersama keluarga kecilnya. Minum vitamin dan sarapan yang cukup sudah menjadi kebiasaanya.

Selvi sendiri adalah perawat di Rumah Sakit Aloei Saboe, Kota Gorontalo. Di tengah pandemi semacam ini, pekerjaannya bertambah lebih berat. Sebab, ia dan tenaga medis lainnya merupakan garda terdepan penanganan COVID-19.

“Kita (keluarga) bangun serentak sebelum subuh, makanan buah dan vitamin rutin dikonsumsi. Supaya saat bertugas siap,” curhat Selvie sambil tersenyum.

Sebagai petugas medis yang kerap berkontak dengan pasien COVID-19, ia rela jauh dari keluarganya. April silam, ia bahkan bersama tenaga medis lainnya harus memilih tinggal di hotel yang disediakan pemerintah. Lagi-lagi, agar keluarganya benar-benar bebas risiko penularan COVID-19.

Selama tinggal di hotel, Selvi terkadang menghubungi suami dan anaknya yang tinggal di rumah. Tugasnya sebagai ibu dari tiga anak, tetap ia jalankan meski terpisah ruang. Ia juga tetap mencukupi kebutuhan keluarganya di tengah kesibukan tugasnya sebagai tenaga medis.

Selvi mengaku, berat saat harus terpisah dengan anak-anaknya yang masih belia. Di usia itu, anak-anaknya haus akan kasih sayang dan perhatian seorang ibu. Namun, keamanan dan kesehatan anak-anak tentu menjadi prioritasnya. Makanya, ia lebih memilih jauh dari keluarga selama masih menangani pasien corona.

“Biasanya pagi cek suami, kalau anak-anak sudah bangun, sarapan sudah disiapkan apa belum. Pokonya kebutuhan anak-anak lah yang saya cek lebih dulu,” ujarnya.

Melepas rindu, Selvi selalu menyempatkan waktu untuk menghubungi keluarganya lewat layanan video telepon (video call). Di saat-saat seperti itu, kadang ia tak bisa menahan tanggis. Apalagi saat anak-anaknya menanyakan kapan ia pulang ke rumah.

Suka Duka Merawat Pasien COVID-19

Kepada Dulohupa.id Selvie mengungkapkan, saat dirinya bertugas di rumah sakit, ia dan rekan-rekannya mesti menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) selama delapan jam dalam sehari. Jika tak begitu, ia yang sehari-hari bekerja di ruang isolasi perawatan pasien COVID-19, berpotensi terpapar.

“Kalau sudah pakai APD kita tidak bisa makan, minum dan pergi ke belakang untuk buang air. Semua harus ditahan hingga waktu ganti tiba,” ujar Selvi.

Tugasnya kata dia, memonitor keadaan kondisi kesehatan pasien dan mencatat setiap perubahan kondisinya. Lelah, pegal, gerah sudah menjadi makanan sehari-hari saat menggunakan APD.

“Biasanya kalau mengantuk saya ajak bicara pasien yang kondisi kesehatannya bagus, atau saya beri semangat. Karena tak jarang kondisi psikis pasien menurun saat terpapar,” katanya.

Selvi mengaku kerap mendengar celotehan dan curhatan setiap pasien selama di ruang isolasi. Melalui komunikasi yang baik, Selvi memberi semangat kepada pasien agar tetap kuat menghadapi virus tersebut. Terkadang, Selvi mengajak pasien bernyanyi untuk mencairkan suasana. Jika lelah datang melanda, Selvi langsung merebahkan diri di lantai atau bangsal pasien yang kosong.

Saat jam ganti tiba, Selvi langsung bersiap-siap dan kembali ke hotel untuk beristirahat. Jarang sekali masyarakat mengetahui betapa beratnya kerja dan risiko yang harus dialami oleh petugas medis seperti Selvie.

Ia pun berharap, warga diluar bisa mematuhi protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan. Agar kasus Covid-19 di Gorontalo bisa selesai.

Harapannya, jika pandemi ini selesai, ia bisa segera bisa bertemu kembali dengan keluarga. Rutinitas yang dilakukan selvi menjadi bukti jika Covid-19 bukan sebagai konspirasi sebagaimana yang tersebar di tengah masyarakat.

Ancaman COVID-19 bagi warga adalah nyata dan sudah menelan korban jiwa.

“Mari kita taati pemerintah, lakukan semua anjuran protokol kesehatan. Agar keluarga kita aman,” “katanya.**

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Redaksi