Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

Tim Gabungan Mulai Menyisir Pusat Keramaian untuk Razia Pelanggar Prokes

Dulohupa.id – Setelah melakukan patroli di kantor-kantor pemerintahan di Kabupaten Gorontalo, kali ini tim gabungan dari TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, dan BPBD kabupaten setempat, mulai menyisir tempat-tempat keramaian di Kabupaten Gorontalo, untuk mencari para pelanggar protokol kesehatan (prokes) pencagahan COVID-19.

Hari ini, Selasa (25/8) dari pantauan Dulohupa.id, tim gabungan tersebut menyisir setiap sudut Terminal Limboto, Kabupaten Gorontalo dan Pasar Mingguan. Razia berlangsung kira-kira dua jam, dari pada pukul 08.00 WITA hingga 11.00 WITA pagi tadi.

Dalam dua jam itu, rupanya tim gabungan menemukan masih banyak masyarakat yang tidak patuh terhadap prokes. Baik para penumpang, supir angkutan umum, dan masyarakat yang ditemukan tidak menggunakan masker. Pun kalau membawa masker, mereka hanya melipatnya di dalam katong ataupun tas.

Razia di Pasar Limboto. Foto : Fandiyanto Pou untuk dulohupa.id

Kapolsek Limboto, Imbran Panigoro mengatakan, razia yang digelar kurang lebih dua jam itu, menemukan banyaknya masyarakat yang tidak menggunakan masker di dalam terminal Limboto maupun di dalam pasar.

“Iya masih banyak kami temukan saat razia tersebut, sehingga petugas yang melakukan penertiban langsung memberikan teguran terhadap pelanggar dan langsung memberikan masker kepada pelanggar itu,” ujarnya saat ditemui di Terminal Limboto

Lebih lanjut kata Imran, masyarakat sebenarnya sudah tau untuk penggunakan masker, tapi mereka kadang kala lupa untuk menggunakan masker, sehingga mereka lalai dengan prokes.

“Kebanyakan itu masyarakat lupa membawa masker, bahkan ada juga yang membawa masker tapi tidak digunakan, padahal itu selain terhindar dari virus, itu juga berguna untuk terhindar dari debu ataupun abu,” jelasnya

Imbran pun berharap, agar masyarakat lebih menyadari penggunaa masker ketika berada di luar rumah, dan harus inisiatif dari diri sendiri, untuk memutus penyebaran COVID-19 di Provinsi Gorontalo.

“Saya berharap masyarakat agar lebih paham untuk mematuhi prokes, karena itu juga berguna untuk diri kita sendiri, siapa lagi kalau bukan kita sendiri, untuk yang mencegah dari virus yang sekarang melanda dunia,” tandasnya

Sementara itu di tempat yang sama, pengelola Pasar Shoping Limboto, Adam Kasim mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi dan mendukung ketika masyarakat yang tidak menggunakan masker terkena denda, agar ada kesadaran dan efek jera buat mereka.

“Semoga pengunjung dan pembeli di pasar shoping lebih menyadari, bahwa penggunaan masker itu penting bagi diri kita sendiri, mudah-mudahan (ada) efek jera untuk pelanggar akan segera ditetapkan,” tutur Adam.**

Reporter : Fandiyanto Pou