Dulohupa
Portal Berita Online Gorontalo

- Advertisement -

Aparat Gelar Operasi Tempat Keramaian di Gorontalo

DULOHUPA.ID- Tim gabungan TNI, Polri dan Pemerintah Kota Gorontalo mendatangi hampir semua tempat keramaian di Gorontalo, untuk melakukan operasi penegakkan hukum protokol kesehatan (protkes).

Dalam operasi tersebut, tim gabungan terlebih dahulu melakukan sosialisasi terkait pembatasan operasi pada malam hari, atau berlakunya jam malam.

Tergabung dalam tim operasi tempat keramaian di Gorontalo tersebut di antaranya Wakil Wali Kota Gorontalo, Ryan Kono, Dir Reskrimum Polda Gorontalo Kombes Pol Deni Okvianto.

Kemudian Kapolres Gorontalo Kota AKBP Desmont Harjendro, Dandim 1304 Gorontalo Letkol Czi Donny Ardiwidha, serta aparat Pemerintah Kota Gorontalo.

Kombes Denny Okvianto mengatakan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan menegakkan aturan sesuai Perda nomor 4 tahun 2020 tentang protokol kesehatan.

“Dalam ketentuan setiap orang keluar rumah wajib menggunakan masker dimana sanksi perorangan adalah teguran lisan, kemudian teguran tertulis, sanksi sosial dan sanksi administrasi denda 150 ribu,” jelas Deni, Rabu (18/11).

Berdasarkan data dari Satpol PP, setidaknya sudah sekitar 1000 lebih pelanggar protokol kesehatan.

Pelanggar ini terjaring oleh personel gabungan, baik dari operasi Aman Nusa dan Operasi Yustisi, dengan rata-rata pelanggarannya tidak menggunakan masker.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Wahyu Tri Cahyono, mengungkapkan bahwa memang saat ini pihaknya gencar melakukan operasi.

“Jika mana melanggar prokes maka akan diberikan sanksi sebagaimana diatur dalam Perda 4 tahun 2020,” kata Wahyu singkat.

*Catatan: Bersama lawan virus corona. Dulohupa.id mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan, ibu, 3M (pakai Masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).
Editor