Scroll Untuk Lanjut Membaca
BONE BOLANGOCEK FAKTAHEADLINE

Tidak Benar, Hiu Paus Menghilang di Botubarani karena Dimangsa Paus Orca

612
×

Tidak Benar, Hiu Paus Menghilang di Botubarani karena Dimangsa Paus Orca

Sebarkan artikel ini
Wisata Hiu Paus
Seekor Hiu Paus terlihat di Pantai Botubarani, Kabupaten Bone Bolango beberapa waktu lalu. Dok: Dulohupa

Dulohupa.id – Sejak Jumat, 24 Mei 2024, tiga ekor hiu paus terlihat di perairan Botubarani, Gorontalo, tapi di hari yang sama, paus orca juga muncul di wilayah tersebut.

Hingga Rabu, 29 Mei 2024, sudah lima hari hiu paus belum kembali terlihat di Botubarani. Namun, peneliti kelautan Verrianto Madjowa memastikan bahwa hilangnya hiu paus ini tidak ada kaitannya dengan kemunculan paus orca.

Menurut Verrianto, hiu paus di Botubarani memang sering berpindah tempat karena sifatnya yang tidak menetap.

“Hiu paus itu melakukan migrasi di perairan. Ketika makanan di teluk atau perairan Gorontalo bagus, mereka akan kembali lagi. Jadi, hilangnya hiu paus ini adalah hal yang alami,” jelasnya.

Paus Orca di Gorontalo
Paus Orca Jantan dan Betina saat terlihat di Perairan Olele, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Foto/Ist

Ia juga menambahkan bahwa kemunculan paus orca di Gorontalo bukanlah hal yang baru.

“Paus orca memang merupakan predator puncak, tapi tidak ada laporan hiu paus dimangsa oleh paus orca di Teluk Tomini. Bahkan, bangkai hiu paus yang terdampar akibat serangan paus orca belum pernah ditemukan di wilayah ini,” kata Verrianto.

“Tetapi kalau di wilayah Afrika, paus orca memangsa hiu putih. Hiu putih ini juga tergolong predator, namun paus orca hanya mengambil hati dan meninggalkan tubuh yang lain” lanjutnya

Memang, kata Verri di Indonesia, dokumentasi tentang paus orca masih terbatas. Pada tahun 2020, bayi paus orca ditemukan di Pantai Inobonto, Laut Sulawesi, bersama rombongannya. Ini menunjukkan bahwa Teluk Tomini merupakan jalur migrasi paus orca.

“Penelitian dari 2017 hingga 2019 menunjukkan rekaman temuan paus orca cukup rutin sebelum pandemi COVID-19. Setelah pandemi, rekaman ini berkurang karena minimnya aktivitas wisata selam,” ungkap Verrianto.

Kemunculan paus orca di Olele pada 24 Mei lalu juga menunjukkan pola migrasi mereka.

“Paus orca muncul di Olele pada Jumat siang, dan satu jam kemudian sudah terlihat di Botubarani. Mereka bergerak perlahan saat mencari mangsa,” jelas Verrianto.

Lamanya paus orca menetap di suatu wilayah tergantung pada ketersediaan makanan.

“Jika makanan di teluk ini cukup, mereka bisa bertahan lebih lama. Misalnya, mereka sering mencari penyu yang berenang di dekat pantai,” tambahnya.

Secara keseluruhan, Verrianto menegaskan bahwa hilangnya hiu paus di Botubarani adalah fenomena alami dan tidak terkait dengan keberadaan paus orca.